Atraksi Barongsai di Pembukaan “Bondowoso Culture Night Carnival” Harjabo Ke-200

oleh -Views : 200

BONDOWOSO, terbitan.com – Tujuh Barongsai dan dua Singo Ulung warnai jantung kota Bondowoso, dalam semarak bertajuk “Bondowoso Culture Night Carnival” atau Pawai Budaya di Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) Ke 200, Sabtu (6/7/2019) malam.

Di depan Pendopo Bupati, dimulainya Bondowoso Culture Night Carnival ditandai dengan panampilan 7 Barongsai dengan dikawal 2 singo ulung. Selain itu, barongsai naga tak kalah memukau.

Penampilan atraksi baronsai terlihat lebih mendominasi daripada singo ulung. Terlihat ke-dua singo ulung berada dibelakang sisi Timur dan Barat serta tidak banyak memberikan tontonan.

Untuk diketahui, kesenian singo ulung merupakan kesenian asli di bumi Ki Ronggo. Sedangkan barongsai merupakan kesenian etnik tionghoa yang mulai dikenalkan oleh Pemkab Bondowoso kepada masyarakat.

Sungguh pertunjukan dan penampilan yang berbeda dari Harjabo sebelumnya.Barongsai itu tidak hanya melenggak-lenggok, sesekali meloncat-loncat yang kemudian diikuti oleh 23 peserta dari 23 kecamatan.

Sebelumnya, sambutan Wabup Irwan mengatakan, Bondowoso Culture Night Carnival (pawai budaya) 2019 untuk menggali seluruh potensi seni budaya yang ada di Bondowoso agar tetap lestari dan terpelihara dengan baik.

Acara ini juga mempunyai arti yang strategis dapat berfungsi sebagai alat perekat dan mempererat kebersamaan. Sehingga tercipta rasa aman dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Bondowoso.

“Atas nama Pemkab Bondowoso, saya menyambut baik dan mendukung terlaksananya pawai budaya ini,” kata Wabup Irwan.

Sebab acara ini sangat strategis sambung dia, untuk mempererat dan mempersatukan seni budaya yang ada di pemkab Bondowoso. Dimana kabupaten Bondowoso mempunyai bermacam suku dan etnis, adat istiadat serta budaya yang berbeda-beda.

Lebih tegas Wabup Irwan, bahwa di Bondowoso ada Madura, Jawa, Tionghua, Arab dan sebagainya. Namun perbedaan tersebut jangan di jadikan penghalang, justru harus dijadikan alat pemersatu.

“Melalui pawai budaya ini, mari kita ciptakan semangat kebersamaan untuk membangun kabupaten Bondowoso. Dengan kebersamaan wujudkan Bondowoso Melesat,” pungkasnya.

Pantauan dilapangan, peserta melewati rute sekitar dua kilometer dengan start di depan Pendopo Bupati. Kemudian, melewati sepanjang jalan pecinan atau PB. Sudirman, belok kanan melintas di Jl. Teuku Umar. Dilanjutkan ke Jl. RE Martadinata, dan finish depan Kantor Pos Bondowoso.