Cuaca Buruk, Nelayan di Morotai Hilang Saat Melaut

oleh -Views : 61

MOROTAI, terbitan.com – Seorang Nelayan berasal dari Desa Sambiki Kecamatam Morotai Timur Adi Muhammad (28) di duga hilang saat melaut pada hari Rabu (17/7/2019) kemarin dengan menggunakan Perahu Fiber GT-15 PK. Kamis (18/7/2019)

Kepala Badan BPBD Kab.Pulau Morotai Dalik Gafur ketika di konfirmasi media ini ungkapnya bahwa pada hari Rabu (17/7) pukul 17.20 WIT. Tiga Unit Body Nelayan melakukan pencarian tetapi belum ditemukan, kemudian dilanjutkan pada hari Kamis (18/7) BPBD bersama SKPD terkait, Kantor SAR Tobelo, Basarnas Ternate, KPLP Morotai, PolAir Morotai & TNI untuk melakukan pencarian selanjutnya.

Dalik menambahkan, Korban meninggal pada Lokasi Spot Ikan, hendak kembali pulang ke Desa Sambiki sekitar pukul 15.00 WIT.
Perahu yang digunakan Korban terbalik karena hantaman gelombang. ungkap saksi mata Akil Pina

Akil Pina, yang merupakan saksi mata menjabarkan kronologis kejadian katanya, saya kebetulan juga pulang karena sudah sore dan posisi perahu saya berada dibelakang dengan jaraknya sekitar 30 meter dari perahu korban.

Saya lihat perahu ipar korban tiba-tiba terbalik dihantam gelombang kemudian saya menghampirinya untuk memberikan bantuan berupa dua buah galon sebagai pelampung.

Saat itu korban sudah berada diatas panggung/lunas perahu dan saya menghampiri kemudian mencoba untuk menggandeng perahunya dengan menggunakan tali namun dalam perjalanan kurang lebih 200 meter talinya putus.

Saya kembali dan meminta korban agar naik keperahu saya tetapi korban menolak karena perahu yang korban gunakan adalah milik orang lain maka apapun yang terjadi korban tidak akan tinggalkan perahu itu.

Selanjutnya Korban meminta saya pulang untuk meminta bantuan kepada warga Desa Sambiki. Saya langsung meminta bantuan, kurang lebih 5 menit kemudian saya bersama warga desa lainnya dengan menggunakan tiga buah Body Fiber langsung menuju ketempat namun saat kami tiba di TKP korban sudah terseret arus dan tidak ada lagi ditempat.

Akhirnya kami kembali dan meminta bantuan Pemerintah dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Morotai. (oje)