Kades Petahana di Tangerang yang Mau Nyalon Lagi Mulai Ketar-Ketir

oleh -Views : 615
Ilustrasi

TANGERANG, terbitan.com – Sejumlah Kepala Desa yang mau mencalonkan diri kembali (Petahana) dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) mulai pusing. Sebab, mereka harus menyiapkan Laporan Pertanggungjawaban (Lpj) 6 tahun menjabat.

Informasi yang dihimpun, mereka kini disibukkan menyiapkan laporan keuangan dan inventarisasi aset desa. “Dua hal itu akan jadi fokus perhatian kami. Maka harus dibuat secara benar. Jika tidak, jangan harap bisa mencalonkan lagi,” ujar Camat Kresek, H. CR Inton.

Sebab, pembuatan Lpj ini menjadi satu dari 25 syarat yang harus dipenuhi oleh Kades Petahana yang akan maju kembali dalam Pilkades.

Namun sejumlah Kades yang akan dikonfirmasi soal ini, menolak memberi komentar. “Mohon maaf tidak bisa komentar. Yang lain aja bang,” ujarnya kepada terbitan.com.

Sementara, sejumlah kades di Kresek bahkan tidak mau mengangkat telepon redaksi terbitan.com. Diantaranya seperti Kades Patrasana M. Naning dan Kades Koper Surgawi.

Sementara, seorang warga, Firman mengatakan, laporan pertanggungjawaban itu juga berhak diketahui oleh warga. Hal ini mengacu pada Pasal 82 UU No. 6/2014 tentang Desa.

“Masyarakat Desa berhak mendapatkan informasi mengenai rencana dan pelaksanaan Pembangunan Desa. Selain itu, kami sebagai warga juga berhak menanggapi laporan pelaksanaan Pembangunan Desa,” katanya.

Tapi, ujarnya, biasanya pihak pejabat desa tertutup dengan hal seperti itu. “Apalgi jika kiya ingin mengetahui penggunaan anggaran. Mungkin saja akan ada bahasa, kamu siapa, apa pentingnya dan lainnya,” ujarnya. Jika kendala tersebut yang ditemui, maka warga bisa melaporkan ke Komisi Informasi yang menangani keterbukaan informasi publik.

Penulis: Ananta Putra