Kondisi Memprihatinkan, Sekolah PAUD Taman Kanak -Kanak Inayah Putri Ini Butuh Renovasi

oleh -Views : 71

SANANA, terbitan.com – Dalam upaya memperbaiki generasi muda yang berkualitas, pendidikan merupakan faktor yang paling utama. Mulai dari tingkat pendidikan paling rendah yaitu PAUD. Namun apa jadinya jika sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang kondisinya sangat memperhatikan dan tidak layak digunakan.

Salah satu contoh PAUD tidak mendapatkan perhatian dari Dinas terkait yakni PUAD Taman Kanak – Kanak Inayah Putri yang terletak di Desa Fokalik Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara (Malut).

Dari Pantauan terbitan.com, Senin (22/07/2019) Kondisi PUAD Taman Kanak – Kanak Inayah Putri sangat memperhatikan dan sangat membahayakan di mana kondisi pagar pada halaman sekolah pun tidak ada apalagi meja kursi pun seadanya, bahkan atap bangunan juga sudah membocor.

Salah satu Guru Honerer PUAD Taman Kanak – Kanak Inayah Putri yang namanya tidak mau dipublikasikan saat di temui mengatakan, Kondisi PUAD Taman Kanak – Kanak Inayah Putri sangat memperhatikan dan berharap kepada Dinas terkait bisa melakukan renovasi sebelum ada korban.

“Itu bangunan sekolah SD yang lama kami pinjam pakai, karena bangunan sekolah SD sudah ada pembangunan baru, sedangkan untuk PUAD Taman Kanak – Kanak Inayah Putri itu tidak memiliki pagar dan juga alat mainan anak – anak juga tidak ada, di tambah lagi kursi dan lemari juga pun tidak ada pak, takutnya nanti pada saat anak-anak berkeliaran dilaur kelas tiba-tiba ada binatang buas, bisa – bisa kami dan anak anak berbahaya,” kata Guru Honor itu.

Sebenarnya lanjut Dia, sudah takut melakukan aktivitas di bangunan tersebut, namun tidak ada pilihan lain, karena anak-anak juga harus terus belajar. Dan juga di singgung soal tenaga guru hanya ada tiga orang pengajar, sedangkan upah honor dari dinas pun tidak pernah kami terima dan bahkan kami tidak di perhatikan sama pihak dinas terkait.” ucapnya.

Hal yang sama di katakan oleh Dahlan Yoisangaji sekretaris Desa Fokalik. Harapan Bangsa dirinya juga sangat mengharapkan supaya Dinas terkait segera merenovasinya. “Sebenarnya PAUD ini Multi pungsi, selain sebagai PAUD juga merupakan bangunan SD yang lama, sedangkan menyangkut dengan upah tenaga pengajar kami memberikan dari desa, ” kata Dahlan

Sekedar diketahui jumlah murid PAUD tersebut sebanyak 20 lebih ini yang dipimpin oleh Marna Duwila yang merupakan Kepala Sekolah PAUD Taman Kanak – Kanak Inayah Putri. {GNS}