Sambut HUT RI Ke – 74, Seorang Pria Jalan Mundur Tulungagung – Jakarta

oleh -Views : 180
Medhy Bustomi Ketika Menapakkan Kaki Di Jalan Raya Madiun - Ngawi Kecamatan Pilangkenceng Madiun/ Foto : Imam Iswanto

MADIUN, Terbitan.com – Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu minggu, seorang priabyang melakukan aksi jalan mundur Tulungagung – Jakarta akhirnya menapakkan kaki diwilayah Kabupaten Madiun JawaTimur pada hari Kamis, 25 Juli 2019 siang.

Medhy Baskoni atau biasa di panggil medhy kumal merupakan seorang anggota komunitas pecinta alam yang berasal dari Desa Dono, Kec. Sendang, Kabupaten Tulungagung.

Aksi nekat jalan mundur ini ia lakukan dalam rangka menyambut HUT RI ke – 74 serta untuk menemui Presiden RI Joko Widodo. Disisi lain Medhy juga ingin meminta sebatang pohon kepada Presiden guna ditanam dilereng Gunung Wilis sisi Tulungagung sebagai Icon dalam Reboisasi yang akan diselenggarakan nantinya.

Aksi Medhy tersebut dimulai pada hari Kamis 18 Juli 2019 lalu. Ia berangkat dari pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung dan rencananya berakhir di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2019 Nanti.

Medhy mengatakan jalan mundur memiliki makna tersendiri, yaitu mengajak kepada masyarakat khususnya generasi saat ini untuk menengok kebelakang mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan NKRI.

” nanti kalo diizinkan kami akan ikut melaksanakan upacara bendera merah putih di Istana Negara dan kami akan meminta sebatang pohon kepada Pak Presiden untuk ditanam di lereng Wilis. Makna daripada jalan mundur yaitu sebagai pengingat dan mengajak masyarakat atau generasi saat ini untuk menengok kebelakang mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Negara Republik Indonesia,” Kata Medhy saat ditemui di Desa Pilang Patok, Kecamatan Pilangkenceng Madiun
, Kamis siang.

Tak lupa dalam perjalannya ia juga membawa berbagai bekal termasuk obat – obatan , uang saku serta beberapa pakaian.

Rencananya ia akan sampai di Istana Negara Jakarta pada tangal 16 Agustus 2019 yang akan datang, sehingga pagi harinya tanggal 17 Agustus 2019 ia bisa ikut melaksanakan Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 74 di Istana Negara.

Penulis : Imam Iswanto
Editor : Adie