Ibu Tiri di Bondowoso Diduga Siksa Anaknya Hingga Alami Memar dan Lebam

oleh -Views : 1.026

BONDOWOSO, terbitan.com – Seorang bocah berinisial KB (8) tahun yang masih kls 3 SDN Dabasah di Bondowoso badannya penuh memar dan lebam disekujur tubuhnya.

Diduga, dia dihajar oleh Ainugraha, ibu tirinya. Kini Ainugraha dilaporkan ke unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Mapolres Bondowoso.

KB yang tinggal di perum vila Kembang Permai Rt 24 Kelurahan Sokowiryo, Kecamatan Kota Bondowoso, bersama ibu tiri dan ayah kandungnya.

Kapolres Bondowoso AKBP Febriansyah, melalui Kasat Reskrim AKP Jamal membenarkan bahwa pihaknya di unit PPA pada Rabu, 7 Agustus 2019 malam telah menerima laporan.

“Kita sudah menerima laporan tindak kekerasan terhadap anak yakni berinisial KB (8) yang diantar oleh Bety Rosita (ibu kandung red) warga Desa Grujugan Lor, Kecamatan Jambesari. Anak itu mengalami kekerasan disekujur tubuhnya,” kata Jamal, Jum’at (9/8/2019)

Menurutnya, hasil keterangan korban bahwa kejadian tindak kekerasan dirumahnya pada Selasa (6/8/2019) sekira 19.00 WIB. Namun pengakuan korban, sebelumnya sudah sering menerima tindakan kekerasan dari ibu tirinya.

“Orang tuanya kan bercerai, jadi anak itu ikut bapaknya. Kemudian bapaknya nikah lagi dan tinggal sama bapak dan ibu tirinya itu,” jelasnya.

Untuk menguatkan keterangan korban, pihak Polres Bondowoso langsung lakukan visum di rumah sakit Bhayangkara Bondowoso.

“Secara kasat mata anak itu memang mengalami memar dan lebam di sekujur tubuhnya seperti, di lengan, paha, punggung dan telinga. Pengakuannya dicubit dan dipukuli,” urainya.

Lebih tegas Kasat Jamal, bahwa KB itu keluar atau lari dari rumahnya guna mencari ibu kandungnya yang bekerja di Hotel Ijen View.

“Karena waktu kejadian ini didalam rumah dan tidak ada saksi. Maka untuk mengungkap itu adalah fakta atau kebenaran telah terjadi perbuatan tindakan kekerasan, kami lakukan visum,” pungkasnya.