Tiga Tahun Berkeliaran, Terpidana Cabul Bayu Samudra Dieksekusi Kejaksaan Kota Madiun

oleh -Views : 179

MADIUN, Terbitan.com – Bayu Samudra Wijaya, tersangka kasus pencabulan terhadap balita di jalan Borobudur tahun 2016 silam, kini telah Di eksekusi kejaksaan Negeri Kota Madiun, pada Rabu 28 agustus 2019.

Kejaksaan Negeri Kota Madiun bekerja sama dengan pihak Kepolisian Resort Kota Madiun memburu Bayu Samudra yang telah diyatakan bersalah oleh Makamah Agung dengan hukuman penjara 5 tahun penjara. Karena Bayu di anggap telah melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur inisial SF (5)pada pada tahun 2016 lalu.

Bayu ditangkap Satuan Resmob Kota Madiun di jalan raya, disaat akan melihat carnaval bersama pacarnya. Dan langsung di gelandang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun.

Terpidana Bayu Samudra di kejaksaan diantar langsung oleh ayah dan kekasihnya. Ia langsung masuk diruangan kasipidum untuk menandatangani berita acara.

Terpidana Bayu langsung di bawa ke Lembaga Pemasyarakatan Madiun untuk menjalani hukuman selama 5 tahun penjara.

Kasi Pidana Umum Kejari Kota Madiun Abdul Rasyid mengatakan, terpidana Bayu ditangkap sekitar pukul 16.00 wib saat hendak menonton karnaval di Kota Madiun bersama kekasihnya.

“”Penangkapan barusan oleh polisi saat pelaku sedang melihat acara karnaval. Ini masih serah terima dari polresta ke kejaksaan,” ujar Abdul Rasyid.

Rasyid menambahkan saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan.

” Tidak ada perlawanan saat penangkapan,” imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, orang tua anak korban pencabulan yaitu Dimas Kurniawan dan Yati Maryati mengaku kecewa terhadap Kejaksaan yang belum mengeksekusi ataupun menahan pelaku pencabulan anaknya. Padahal pelaku telah divonis lima tahun dan diketahui selama tiga tahun ini masih terlihat berkeliaran.

Penulis : Im Iswa
Editor : Nia