Dua Bulan PPK dan PPS Belum Terima Honor, KPU Dinilai Plin-plan Menentukan Format SPJ

oleh -Views : 78
Istimewa

BONDOWOSO, Terbitan.com – Ratusan anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) se-kabupaten Bondowoso harus mampu menahan emosi. Pasalnya, sampai saat ini karena haknya belum dipenuhi.

Mereka tak mendapatkan honor dari tugasnya mengawal jalannya Pemilu serentak 2019, mulai Mei dan Juni belum cair.

Kendatinya, PPK dan PPS mengaku kesulitan dalam menyelesaikan Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Sehingga saat ini, hanya ada tiga Kecamatan yang baru melakukan pelaporan.

“Sekarang SPJ-nya banyak, jadi lama buatnya,” keluh Ketua PPK Kecamatan Pujer, Irham Murtaji, Senin (9/9/2019).

Hal itu dipertegas oleh anggotanya, Mujib Ridwan. Ia menganggapkan KPU telah mempersulit proses pelaporan SPJ. KPU dinilai plin-plan dalam menentukan format pelaporan.

“Sebenarnya sudah ada aturannya, tapi ketika bolak balik ke KPU ternyata ada yang kurang tidak sama dengan yang disampaikan pertama. Yang disampaikan awalnya A ketika balik lagi berubah jadi B,” jelasnya.

Ia menegaskan, yang menjadi pemicu tak kunjung selesainya SPJ adalah bendahara KPU. Sehingga mengakibatkan terhambatnya penerimaan honor PPK maupun PPS.

“Dari awal yang jadi persoalan itu memang bendahara,” pungkasnya.