Proyek Pembangunan Jembatan Air Ratahaya 2 Diduga Fiktif

oleh -Views : 81
Lokasi Proyek Jembatan Air Ratahaya 2 (Beton-Tuntas) di Desa Ratahaya sesuai data pengumuman lelang yang terbit di situs LPSE Tahun 2018.

TALIABU, terbitan.com – Proyek diduga fiktif ditemukan di Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat , Kabupaten Pulau Taliabu di lingkungan satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR). Diduga fikktif, karena di lokasi proyek yang dananya sudah dianggarkan di APBD Tahun 2018, sama sekali tidak ada pengerjaannya.

Data diperoleh terbitan.com, nama kegiatan proyek itu sesuai pengumuman hasil lelang yang diunggah ke situs LPSE Tanggal Pembuatan 08 Agustus 2018 dengan kode lelang Nomor :778726 dan nama lelang pembangunan jembatan Air Ratahaya 2 (Beton -Tuntas)

Dalam unggahan lelang itu juga dituliskan kode RUP Nomor.16011896 tahap lelang sudah selesai dengan nama instansi Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu dengan Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Dari pengumuman lelang itu juga diketahui, bahwa katagori pekerjaan proyek itu merupakan katagori konstruksi yang dana pembangunannya dialokasikan di APBD Tahun 2018 berbiaya Rp 2.040.000.000,00 dan Nilai HPS Rp 2.039.997.732,29

Dan dari hasil proses lelang proyek yang berada di Kabupaten Pulau Taliabu itu, pemenang lelangnya yakni CV. BUMI KARYA, Alamat Desa Man Gega, Kecamatan Sanana Utara – Kepulauan Sula (Kab.) – Maluku Utara Dengan NPWP NO 83.838.979.9-942.000 dan sesuai dengan total nilai kontrak sebesar Rp 1.737.106.697,59

Dari pantauan terbita.com bahwa proyek pembangunan jembatan air ratahaya 2 di bangun masih menggunakan anggaran APBD Kabupaten Kepulauan Sula, akan tetapi setelah pemakaran Pulau Taliabu, namun setelah dicek lokasi proyek dimaksud tidak ada tanda – tanda yang di kerjakan

Sejumlah warga yang tinggal tidak jauh dari jembatan itu, juga mengaku bahwa jembatan itu sudah di kerjakan satu tiang pada saat itu masih menggunakan APBD 2009 Kabupaten Kepulauan Sula, “ungkap warga kepada terbitan.com. Kamis (19/09)

Sementara sala satu pegawai Dinas PUPR Kabupaten Pulau Taliabu yang namanya tidak mau di publikasi kepada terbitan.com mengatakan terkait proyek yang tidak dikerjakan itu, dia mengaku anggaran proyek pembangunan jembatan Air Ratahaya 2 sudah di ahlikan ke tempat yang lain, “ungkapnya {GNS}