Sekda dan Kepala BKD Bondowoso Mangkir Panggilan Komisi 1

oleh -Views : 2.370

BONDOWOSO, Terbitan.com -Muhammad Irsan Marwanda Bachtiar, anggota komisi 1 DPRD Bondowoso membenarkan bahwa Sekretaris Daerah (Sekda) dan Plt. Kepala BKD Bondowoso pangggilan kelanjutan mangkir.

“Ternyata panggilan kemarin ditunda, Rabu (16/10/2019) karena Plt. Kepala BKD mengaku ada undangan mendadak,” kata Irsan, Kamis (17/10/2019)

Irsan politisi muda PDI Perjuangan ini mengatakan, padahal komisi 1 sebagai mitra eksekutif akan memfasilitasi agar kegaduhan mutasi ASN yang lalu menemukan titik terang.

“Sebelumnya, Kepala Inspektorat dan Asisten 1 Bondowoso, setelah kami klarifikasi guna dimintai keterangan mutasi 192 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga carut marut mengaku tidak dilibatkan karena posisi mereka ada diluar kota,” jelasnya.

Proses mutasi dinilai tidak seluruhnya melibatkan anggota TPK. Inspektorat dan Asisten 1, sama sekali tidak dilibatkan dan ini menjadi pertanyaan besar.

Sejatinya, semua catatan hukum dan tindakan disipliner yang ada di Inspektorat sangat dibutuhkan untuk bahan pertimbangan.

Kepala Inspektorat dan Asisten 1 setelah dipanggil mengaku ada dua jabatan yang tumpang tindih. Selain itu, ada jabatan yang lompat eselon

Dalam mutasi itu ada Tim Penilaian Kinerja (TPK) yakni Sekda, BKD, Bakesbangpol, Inspektorat dan Asisten 1. Harusnya dalam proses mutasi itu semuanya terlibat.

Akibatnya, diduga tidak sedikit pejabat yang bermasalah justru dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi. Serta adanya tumpang tindih jabatan.

“Saya menyayangkan hasil mutasi lantaran banyak ditemukan ASN yang dipromosikan justru punya rapor tidak baik. Padahal masih banyak ASN lain yang lebih layak untuk dipromosikan,” pungkasnya.