Tujuh Pengungsi Dari Wamena Tiba di Madiun

oleh -Views : 37
Para Pengungsi Diterima Langsung Kedatangannya Oleh Bupati Madiun Ahmad Dawami // foto: Imam Iswanto

MADIUN, Terbitan.com – Sebanyak tujuh pengungsi dari Wamena tiba di Kabupaten Madiun pada hari Rabu, 09 Oktober 2019 malam. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Bupati Madiun KH. Ahmad Dawami.

Sekitar pukul 23.00 para pengungsi dari Wamena, Provinsi Papua tersebut tiba di Pendopo Graha Muda. Sebelumnya mereka dijemput langsung oleh tim dari Dinas Sosial, BPBD, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

Dari 7 pengungsi yang tiba, 6 diantaranya merupakan warga Madiun yakni atas nama Dwi Yanuryanti, Srikarti serta empat anak yakni Fifan (8) , Arya (9) , Fathurohman (16) , dan Firda (15). Sedangkan satu orang lagi merupakan warga Kabupaten Ponorogo yakni atas nama Hariyanto.

Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan, sebelumnya pengungsi dari Wamena ini sudah berkomunikasi dengan Bupati terkait keinginannya untuk pulang kampung. Menanggapi itu, karena mereka merupakan warga Madiun maka Pemkab Madiun pun memfasilitasi mereka dengan melakukan penjemputan langsung dari bandara Juanda Sidoarjo menuju kampung halaman.

” Sebelumnya mereka memang sudah berkomunikasi dengan kami, mereka memang menginginkan pulang ke kampung. Maka dari itu karena mereka warga Madiun maka kami fasilitasi,” Ujar Bupati Madiun.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten madiun juga akan menjamin pendidikan keempat anak pengungsi yang usianya masih sekolah tersebut.

” Jadi yang kita pikirkan yang empat anak ini tadi, kita akan menjamin jenjang pendidikannya. Kita akan berkoordinasi dengan Dinas dan Camat diwilayah,” imbuhnya.

Menurut Bupati, Selain dari enam warga Madiun yang sudah tiba, diinformasikan masih ada empat warga Madiun yang pulang dari Wamena. Keempat warga Madiun tersebut saat ini berada dirumah kerabatnya di Sidoarjo.

Setelah dilakukan menyambutan dan diberikan bantuan, para pengungsi ini selanjutnya diantar pulang ke rumah tujuan masing – masing oleh petugas menggunakan dua mobil milik Pemerintah Kabupaten Madiun.

Penulis : Imam Iswanto
Editor : Adie