Tim Penilai Pemkab Bondowoso Nyatakan Desa Glingseran Bebas ODF

oleh -Views : 31

BONDOWOSO, Terbitan.com – Pemkab Bondowoso melalui Dinas Kesehatan, bahwa Desa Gelingseran, Kecamatan Wringin, dinyatakan telah Open Defection Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Mewakili dari tim penilaian, Titit Pramiasih, Kasi PL (penyehatan lingkungan) Dinkes Bondowoso, mengatakan di kantor Desa Gelingseran, Senin (2/12/2019). Setelah Desa Glingseran maka kecamatan Wringin sudah ada 5 desa ODF

Menurutnya program ODF atau Stop Buang Air Besar Sebarangan yang merupakan program dari pemerintah pusat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

“Kecamatan di Pemkab Bondowoso yang seluruh desanya ODF atau bebas BABS baru satu yaitu kecamatan Ijen. Kayaknya tahun depan yang akan menyusul kecamatan Tegalampel,” katanya.

Ia berharap di kecamatan Wringin juga menyusul. Pasalnya, bebas BABS merupakan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Pemerintah provinsi Jawa Timur punya target bebas BABS, dimana pada tahun 2021 seluruh kabupaten harus bebas ODF,” jelasnya.

Menurutnya, kebiasaan BABS berpengaruh buruk pada kualitas kesehatan masyarakat. Bahkan kebiasaan itu memicu munculnya penyakit menular yang menyerang saluran pencernaan.

Sejumlah kendala, lanjutnya, mewarnai upaya pemerintah dalam sosialisasi bebas BABS. “Adanya anggapan jamban masih mahal, memilih BABS di sungai dan saya berharap bila ada warga yang masih belum mampu beli jamban bisa dianggarkan melalui DD,” ungkapnya.

Sementara Sulaedi, Kepala Desa Glingseran mengucapan bayak terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah membantu suksesnya program ODF dan BABS.

Dia menjelaskan bahwa salah satu program Pemerintah yang dianggap mampu memiliki daya minat yang signifikan adalah Program itu yakni, Stop buang air besar sembarangan, budaya cuci tangan air Bersih, pengolahan makanan dan minuman,serta pengolahan sampah rumah tangga.

Sejatinya, suksesnya program ODF dan BABS kata Sulaidi, karena masyarakat mau, untuk berdaya dan melakukan praktik-praktik hidup bersih dan sehat,” jelasnya.

“Alhamdulillah, sesuai dengan apa yang telah di rencanakan. Terima Kasih yang tak terhingga untuk seluruh masyarakat Desa Glingseran, perangkat desa dan tokoh masyarakat juga dari Pemkab Bondowoso,” pungkasnya.

Hadir dari tim penilai Titit pramiasih dari dinas kesehatan kasi PL (penyehatan lingkungan). Serta Deni Panduwinoto dari Bappeda, Juant Savero Widodo SKM