BLT DD di Kecamatan Pujer Bondowoso Cair, Bupati Salwa : Harus Digunakan dengan Bijak dan Bermanfaat

KH Salwa Arifin, bupati Bondowoso ketika menyerahkan BLT DD kepada warga pujer

BONDOWOSO, Terbitan.com – Bupati Salwa Arifin, secara simbolis menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD). Kepada sejumlah penerima di Desa Mengok, Kecamatan Pujer, Rabu (20/5/2020).

Sementara keluarga penerima manfaat (KPM) memperoleh BLT DD sebesar Rp 600ribu setiap bulannya selama tiga bulan ke depan. Hal ini menjadi inisiasi dari Kemendes di tengah pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Bupati Salwa Arifin, dalam sambutannya berpesan agar bantuan yang diberikan hendaknya digunakan dengan bijak dan bermanfaat. Karena, memang masa pandemi Covid-19 tak ada yang tahu secara pasti kapan berakhir.

“Gunakanlah bantuan ini semaksimal mungkin dan jangan sampai digunakan untuk hal yang tidak penting,” kata bupati singkat.

Sementara itu, Ali Djuanedi, Camat Pujer, mengaku, bahwa pada hari ini semua desa di wilayahnya menyalurkan BLT-DD. Tentu, setiap desa jumlah KPM (Keluarga Penerima Manfaat) berbeda-beda, namun secara keseluruhan anggaran yang disalurkan mencapai sekitar Rp 1,216 milliar.

“Total KPM penerima BLT-DD di 11 desa ada 2.028,” jelasnya.

Di saat yang sama, di wilayah Kecamatan Pujer juga didistribusikan kartu BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) kepada 1.999 penerima. Dengan jumlah agen BNI-46 mencapai 11.

” Untuk BPNT ini masing-masing KPM dapat Rp 200ribu per bulan,”ujarnya.

Dipastikan olehnya, bahwa penerima BPNT tidaklah sama dengan BLT DD. Karena, untuk BLT-DD itu sudah dilakukan verifikasi pendataan dan musyawarah desa khusus yang dihadiri oleh Ketua RT desa masing-masing.

“Jadi yang terima BLT DD itu insyallah sudah tidak terima yang ini (Red: BPNT),” pungkasnya.

Untuk informasi, Hingga, Rabu (20/5/2020) pukul 13.30 WIB, sudah ada 30 desa di kabupaten Bondowoso telah mencairkan BLT-DDnya. Yakni di Kecamatan Pujer (11 desa), Wringin (1 desa), Wonosari (4 desa), Klabang (7 desa), Pakem (2 desa), serta Ijen (2 desa).

Pos terkait