Diskominfo Bondowoso Minta Warga Berhati – Hati Memberikan Informasi Covid -19

  • Bagikan
Haeriyah Yulianti Plt. Kepala Dikbud Kabupaten Bondowoso

BONDOWOSO, Terbitan.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bondowoso Haeriyah Yulianti merasa prihatin atas informasi yang mudah meledak diberikan oleh masyarakat melalui media sosial (medsos).

Menurutnya, informasi tersebut mengenai pandemi corona virus disiase atau (covid -19) yang belum tentu kebenarannya. Sebab, informasi yang disampaikan di medsos dapat meresahkan warganet lainnya.

Pesan Haeriyah, agar warganet tidak perlu terburu – buru memberikan informasi sebuah kejadian. Artinya, sebelum mengetahui betul kebenarannya.

Baca juga:  BPRS BAS Sampang Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H

“Banyak sekali informasi yang simpang siur terkait covid 19. Kami meminta kepada masyarakat, untuk dapat memilah dan memilih informasi yang benar. Salah satu caranya, melihat dari narasumber yang memberikan informasi itu,” paparnya, Kamis (23/4/2020).

Lebih tegas Haeriyah, jangan sampai, informasi yang disampaikan malah membuat fatal dan berurusan dengan penegak hukum. Akibat memberikan informasi tidak benar atau hoax

Baca juga:  RM Asela Camplong Sampang Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H

“Contohnya sudah banyak yang menyebarkan informasi, akhirnya berurusan dengan penegak hukum. Sebab, informasi yang disampaikan itu tidak benar. Jadi, kita semua harus hati – hati untuk memberikan informasi,” ungkapnya.

Haeriyah mengakui, peran media massa begitu penting untuk meluruskan informasi tidak benar. Sebab, wartawan dalam sebuah media massa dapat menemui narasumber yang kompeten untuk bisa dipublikasi dan dibaca oleh warganet.

Baca juga:  BPRS BAS Sampang Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H

“Peran media massa penting untuk meluruskan dan memberikan informasi yang akurat. Kita butuh dukungan media massa untuk menangkal berita hoax,” pungkasnya.

  • Bagikan