Paket Sembako untuk 21.700 KK di Banyuwangi Segera Disalurkan

Bupati Abdullah Azwar Anas cek sembako di pendopo kabupaten

BANYUWANGI, Terbitan.com – Pekan depan, sebanyak 21.700 kepala keluarga (KK) di Banyuwangi akan mendapat kiriman paket sembako masing-masing senilai Rp200.000 per bulan. Paket sembako ini akan diberikan selama tiga kali untuk membantu warga terdampak covid-19. Saat ini, paket sembako tersebut sudah ada di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, sejak Minggu (3/5/20).

”Paket sembako ini adalah salah satu jaring pengaman sosial yang bersumber dari APBD. Selain paket sembako, yang akan disalurkan pertengahan Mei ini adalah paket nutrisi untuk ibu hamil dan menyusui, bantuan untuk penyandang disabilitas, pekerja seni-budaya dan pelaku pariwisata, serta insentif bagi santri dan penambahan beasiswa mahasiswa,” ungkap Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Baca Juga :

Paket ini terdiri atas beras 10 kilogram, sarden 5 kaleng, minyak goreng, dan satu dus mi instan.
Sedangkan para penerimanya, ditentukan melalui data yang disusun dari tingkat desa/kelurahan. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak ada tumpang tindih data yang menerima bantuan. Karena saat ini ada banyak mekanisme bantuan yang digelontorkan pemerintah.

“Harapan saya, semua warga terdampak bisa menerima bantuan. Jangan sampai ada yang tumpang tindih penerimaan bantuannya. Dalam hitungan kami, semua warga miskin di Banyuwangi bisa ter-cover bantuan dari berbagai skema yang telah pemerintah berikan,” ujar Anas.

Menurut bupati asal Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari ini, jumlah skema bantuan yang disiapkan hasil keroyokan antara pusat, provinsi, dan daerah. Dan stoknya melebihi jumlah warga miskin yang ada di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Jadi jangan sampai tumpang tindih, agar kelebihan kuota bantuan bisa dinikmati warga terdampak non-DTKS,” imbuh Anas.

Apresiasi khusus diberikan kepada para kepala desa, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lurah, camat, dan dinas terkait yang bekerja keras untuk memvalidasi data. Disamping juga melibatkan koordinasi RT dan RW.

”Tentu ada kendala-kendala teknis, karena memang saat ini semua sedang menghadapi masalah. Tapi spirit kades, lurah, BPD, camat, dan dinas terkait perlu diapresiasi, dan yang masih ada kekurangan bisa segera diperbaiki,” tambahnya.

Dikatakan Anas, terkait paket sembako dari APBD Banyuwangi yang telah siap barangnya, akan disalurkan mulai pekan depan sesuai data desa yang sudah lengkap.

”Pemkab Banyuwangi juga berterima kasih kepada semua pihak yang juga ikut bergerak membantu masyarakat. Teman-teman TNI, kepolisian, parpol, ormas, komunitas, pelaku usaha, dan sebagainya bergerak bersama,” lontarnya. (HS)

Pos terkait