Pasca Lebaran Pertama Kali Kerja, ASN di Bondowoso Bolos Kerja Siap Kena Sanksi

Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin saat Video Conference dengan Dinas dilingkungan Pemkab Bondowoso

BONDOWOSO, Terbitan.com – Usai liburan Lebaran karena merayakan hari Raya Idul Fitri 1441 H. Banyak masyarakat mulai beraktivitas seperti semula, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

Khusus untuk mereka, yang tidak masuk tanpa alasan yang sah di hari pertama kerja seusai Lebaran hari ini, Selasa (26/5/2020) akan dijatuhi sanksi.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut terungkap saat monitoring dan evaluasi tingkat kehadiran ASN di ruang peringgitan Bupati Bondowoso.

Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin saat dikonfirmasi usai Video Conference dengan Dinas PUPR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kecamatan Bondowoso dan Kecamatan Botolinggo, mengatakan bahwa tingkat kehadiran ASN pasca liburan hari raya tahun ini sebesar 97,21 persen.

“Saya terima kasih kepada teman-teman ASN yang telah hadir pada hari pertama,” paparnya, Selasa (26/5/2020).

Menurutnya, ketidakhadiran ASN di hari pertama kerja beragam alasan. Antara lain ASN Work From Home (WFH) sebanyak 203 orang, ASN dinas malam sebanyak 14 orang, ASN cuti melahirkan sebanyak 5 orang, ASN sakit sebanyak 1 orang, ASN tugas belajar sebanyak 1 orang dan ASN tanpa keterangan atau alpa sebanyak 1 orang.

Mengenai ketidak hadiran ASN pada hari pertama kerja, kata Bupati, akan ada sanksi terhadap satu ASN karena alpa. ASN tersebut yakni salah satu staf perekonomian yang saat ini sedang dalam proses pemberian sanksi.

“Saya harapkan supaya tidak terulang lagi,” tegasnya.

Pemberian sanksi tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Sumber data yang dihimpun, total jumlah ASN di Kabupaten Bondowoso sebanyak 8,114. Dari angka tersebut, jumlah ASN yang masuk pada hari pertama kerja pasca libur lebaran sebanyak 7,888. Artinya, total jumlah ASN yang tidak masuk kerja sebanyak 226 orang.

Pos terkait