Sekda Syaifullah Kumpulkan PPL Se-kabupaten Bondowoso, Ini Penjelasannya

Sekda Syaifullah saat memimpin rapat bersama PPL se-kabupaten Bondowoso

BONDOWOSO, Terbitan.com – Terkait laporan Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) tahun 2020 Kabupaten Bondowoso masih belum tuntas. Sekretaris daerah, (Sekda Syaifullah kumpulkan PPL se-kabupaten Bondowoso, Senin (8/6/2020)

Menurut Sekda Syaifullah, saat dikonfirmasi menerangkan, bahwa penyebab belum tuntasnya e-RDKK karena beberapa hal.

Bacaan Lainnya

Diantaranya, yang pertama yakni sulitnya komunikasi antara PPL, Kepala Desa, dan camat. Kemudian, ada antara nama pemilik sawah tidak sama lantaran disewakan.

“Ini saya warning betul kepada Pak Camat. Bahwa tanggung jawab masalah e-RDKK bukan hanya masalah PPL tapi juga camat,” katanya.

Kondisi ini, kata Sekda Syaifullah, berpengaruh terhadap pendistribusi pupuk. Mulai dari harga, pembelian yang ujungnya berdampak terhadap transaksi ekonomi.

Karena itulah, Sekda Syaifullah mengumpulkan seluruh PPL untuk mendorong mereka segera menyelesaikan e-RDKK. Yakni mengajak PPL agar duduk bersama seluruh pihak terkait di tingkatan desa dan kecamatan. Sekaligus, mengechek e-RDKK di tiap-tiap kecamatan.

Pihaknya menargetkan agar e-RDKK itu harus sudah selesai dalam waktu dua minggu ke depan.

“Saya minta dua minggu harus sudah selesai ini. Makany saya minta minggu depan sudah 70 persen, “pungkasnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, hingga saat ini baru 27.168 hektar atau 40 persen sawah yang terdata. Adapun luasan lahan di Bondowoso yang masuk e-RDKK ada sekitar 67.013 hektar.

Pos terkait