Warga Mengeluh Antrian BPJS Membludak, Komisi IV DPRD Bondowoso Sidak

BONDOWOSO, Terbitan.com – Setelah ramai diperbincangkan dibeberapa media sosial (Sosmed), terkait keluhan pelayanan BPJS yang antriannya luar biasa. Anggota Komisi IV DPRD Bondowoso lakukan inspeksi mendadak (Sidak) kinerja pelayanan BPJS tersebut.

Menurut Ketua Komisi IV Ady Kriesna, bahwa Sidak ini dilakukan setelah banyak aduan masyarakat yang mengeluhkan lambannya proses pelayanan. Sehingga mengakibatkan antrian membludak dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga :

“Kita dapat keluhan ini dari masyarakat langsung maupun dari media sosial. Kami selaku wakil rakyat komisi IV yang membidangi kesehatan memandang perlu untuk tau apa yang terjadi, sebabnya apa? Sampai warga antri lama,” katanya, Selasa (29/10/2019).

Ia juga menjelaskan, pihaknya ingin mengetahui secara langsung aktivitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Guna mencari sebab dan solusi dari berbagai permasalahan yang terjadi.

Lanjut Kriesna, permasalahan penghambat proses pelayanan salah-satunya soal administrasi kependudukan yang tidak kompatibel. Banyak ditemui nomer KK pemohon yang tidak sesuai dengan NIK.

Selain itu, Komisi IV juga menilai kemampuan ruang dan tenaga pelayanan BPJS tidak sebanding dengan jumlah masyarakat yang harus dilayani.

“Seperti nomer NIK dan KK tidak sama. Belum lagi di sini juga ada permasalahan lagi. Juga (luas kantor) memang kurang representatif. Bayangkan BPJS harus melayani penduduk 700 ribu,” tambahnya.

Kresna menilai permasalahan tersebut sangat kompleks. Sehingga dalam penyelesaiannya perlu campur tangan stakeholder terkait seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) bahkan Dinas Sosial.

“Kita akan menindaklanjuti permasalahan ini ke forum yang lebih resmi. Kita ingin melibatkan stakeholder terkait supaya bagaimana soal antrian ini bisa terurai,” pungkasnya.

Terbitan Terkait