Selain Dikerjakan Asal Jadi, Material Proyek Rehabilitasi SDN Krampon I Sampang Tak Sesuai

Reporter

Dibaca 139 kali

Bagikan
Potret Pekerjaan proyek rehabilitasi sedang/berat Sekolah Dasar Negeri (SDN) Krampon I, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang yang baru dicor sudah melepuh. (Foto: Adie Terbitan)

SAMPANG, Terbitan.com – Pekerjaan proyek rehabilitasi sedang/berat Sekolah Dasar Negeri (SDN) Krampon I, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menuai sorotan. Proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026 tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.

Proyek dengan pagu anggaran sebesar Rp416 juta itu tercatat memiliki Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp399.962.171,91. Sementara itu, nilai kontrak pekerjaan yang dimenangkan CV Aidan Jaya Perkasa mencapai Rp398.483.938.

Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sampang, Sudar, SE, mengatakan penggunaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis tersebut terindikasi merugikan negara.

“Material yang digunakan adalah material yang mengandung lumpur serta campurannya sangat tidak sesuai setelah saya cek dari hasil pengerjaannya yang melepuh,” kata Sudar, Kamis (29/10/2026).

Sudar curiga, penggunaan material yang tidak sesuai tersebut diduga disengaja dengan tujuan untuk meraup keuntungan yang melimpah, ia juga menduga adanya indikasi kongkalikong dengan konsultan pengawas.

“Kami menduga ini ada indikasi kerja sama dengan konsultan pengawas, agar bisa mendapatkan keuntungan yang lebih banyak,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi terbitan.com Direktur CV. Aidan Jaya Perkasa , Samir mengirimkan bukti papan nama yang berada dalam sebuah mobil. “Gasssssssssss bossss,” singkatnya.

Saat ditanya mengenai apa maksud perkataan tersebut, Samir hanya mengirimkan beberapa stiker yang awak media tidak mengerti maksudnya. “Kenapa mas, saya di lokasi,” imbuhnya.

Sementara Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang M. Yusuf mengaku akan menegur pelaksana terkait.

“Kami akan tegur baik pelaksananya ataupun konsultan pengawasnya,” pungkasnya.

Reporter : Adie

Editor : Moh. Darma

Bagikan:

Bagikan

Pengunjung

Kunjungan Hari Ini577
Pengunjung Hari Ini518
Total Kunjungan39,781
Total Pengunjung29,812
Pengunjung Online7