DiDuga Akibat Pencemaran Limbah Dari Salah Satu Perusahaan, Warga Desa Sikui Mulai Resah

MUARA TEWEH, terbitan.com – SUNGAI merupakan salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat suatu kampung atau pemukiman. Begitu pula dengan Sungai Sikui anak cabang dari Sungai Teweh di Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Kini kondisi air Sungai Sikui keruh , diduga akibat ulah salah satu perusahaan yang beraktifitas didekat Desa tersebut.

SEBENARNYA sejak bertahun-tahun silam, sebagian warga Desa Sikui, telah mengandalkan air Sungai Sikui. Sebagai sumber air bersih atau air minum, kemudian mencuci dan lain sebagainya. Tapi sekarang air Sungai Sikui tak lagi jernih. Airnya telah berganti pekat berwarna putih kecoklatan, seperti layaknya “kopi-susu”.

Bacaan Lainnya

Salah satu warga Desa Sikui Ufik mengatakan,” kepada awak media terbitan.com bahwa iya sangat merasa tidak nyaman dengan keadaan sungai tempat meraka ngambil air untuk kebutuhan sehari-hari dan keperluan rumah tangga.

Sejak ada aktifitas perusahaan dekat lingkungan desa, sangat tidak memperhatikan lingkungan di sektarnya, dulu sebelum ada nya aktifitas mereka, sungai yang kami pakai sangat baik dan jernih sejuk, sekarang jauh berbeda.!
Hal ini sudah di rasakan saya dan warga dalam beberapa bulan ini,”ucap Ufik Sabtu 14/03/2020.

Ditambahkan Ufik, saya sehari hari memakai air sungai tersebut untuk keperluan air minum keluarga, tapi sekarang kami tidak berani lagi ngambil air sungai tersebut karena sungai sekarang keruh dan kalau di ambil ada matrial lumpur dan bebatuan kecil yang bercampur aduk di sungai.

Ufik, berharap Sungai Sikui bisa bersih dan kembali seperti semula agar saya dan warga bisa menggunakan seperti dulu dan kami sebagai warga bisa menikmatinya,”pungkasnya. (Iwan)

Pos terkait