Klarifikasi Kepsek SDN Melayu-5,Terkait Bantuan Kouta Internet Gratis dari CSR Telkomsel Untuk Siswa SD Di Barut

MUARA TEWEH, terbitan.com – Untuk mengatasi penyebaran Covid -19 di kalangan pelajar Pemerintah melakukan sistem daring (online) dengan tidak melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka. Hal tersebut menjadi kendala bagi siswa, orang tua dan guru yang secara finalsial kurang mampu untuk menambah membeli kuota internet.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, menjanjikan kuota internet gratis kepada siswa, dari, SD, SMP, SMA, SMK, juga untuk mahasiswa, guru dan Dosen sejak bulan september sampai bulan Desember 2020 yang terbagi untuk siswa masing-masing 35Gb, untuk guru 42Gb mahasiswa dan dosen 50 Gb/bulannya.

Bacaan Lainnya

Untuk melanjutkan program dari mendikbub Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah terus berupaya meminimalisir dampak dari Covid-19, diantaranya dampak di bidang pendidikan khususnya terkait sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) mengunakan aplikasi daring, zoom, dan lain-lain,

“Kali ini, kembali Pemerintah Provinsi Kalteng mendapat dukungan CSR dari PT. TELKOMSEL berupa kouta internet gratis untuk 136.000 siswa jenjang pendidikan SD, SMP, SMA/ SMK se-Kalteng

Terkait pemberitaan sebelumnya kapan program mendikbub kuota internet gratis untuk siswa dan guru SD yang ada di Kabupaten Barito Utara (Barut) disalurkan?

Kepala sekolah SDN Melayu-5, Kecek Eta, S.Pd memberikan klarifikasi kepada wartawan media online yang tergabung di organisasi pers IPJI Barut bahwa mereka sudah melengkapi dan mengirim data dan no ponsel semua siswa didik dan guru pengajar.

Dijelaskan kepada sekolah SDN unggulan di Muara Teweh ini, Ternyata ada surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, susulan Nomor 8310/C/PD/2020 yang menganulir masa tenggat pendaftaran nomor ponsel dari 31 Agustus 2020 menjadi 14 September 2020.

Jadi, Tenggal waktu penginputan nomor ponsel peserta didik ke dalam Aplikasi Dapodik (Data Pokok Pendidikan) diperpanjang, adapun aplikasi Dapodik merupakan aplikasi sistem pendataan skala nasional yang terpadu,” terangnya, Selasa 08/09/2020

Harapan kami dari semua pihak sekolah dan orang tua murid, semoga cepat direalisasikan kuota internet gratis untuk siswa SD dan guru, yang ada di kabupaten Barito Utara, setelah “deadline tanggal 14 september nanti ditutup. Agar semua siswa bisa belajar jarak jauh (pjj) bisa lebih optimal.

“kami masih belum tau juga apakah aplikasi yang bakal bisa diakses oleh kuota internet gratis nanti akan berbeda dimasing-masing operator seluler, atau akan disamakan,” ungkapnya.

Imbuhnya, kita juga belum mengetahui apakah bantuan ini bakal berupa kuota data yang langsung akan ditambahkan ke nomor ponsel, atau berupa pulsa dengan nominal tertentu, untuk membeli kuota data,” ujarnya dengan ramah saat menerima  wartawan media online yang tergabung di IPJI, diruang kerjanya.(Iwan)

Pos terkait