Pansus BUMD Temukan Pelanggaran, DPRD Bondowoso Wacanakan Hak Angket

oleh -Views : 168

BONDOWOSO, Terbitan.com – Panitia Khusus (Pansus) BUMD PT Bondowoso Gemilang dan PDAM terus bergulir. Pansus telah melakukan beberapa pemanggilan klarifikasi beberapa pihak terkait seperti Direktur Administrasi umum PT Bogem, Joko Nugroho, Direktur PDAM, Bagian Perekonomian Sekda Bondowoso selaku pembina BUMD dan kepala Bagian Hukum serta jajarannya.

Ketua Pansus BUMD, Muhamad Irsan Marwanda Bachtiar, mengatakan, berikutya Pansus akan memanggil peserta dari rekrutmen Dewan Pengawas (Dewas) Direksi PT Bogem dan PDAM sebagai tindak lanjut. Pansus akan menanyakan terkait rekrutmen dan kebijakan yang telah diambil.

“Sebelumnya telah melakukan pemangilan sebanyak dua kali, yang pertama Direktur Administrasi umum PT Bogem, atas nama Joko Nugroho, dan Direktur PDAM,” kata politisi PDI-P itu.

Dari sekian rangkaian raker tersebut, pansus belum bisa mengambil kesimpulan karena proses masih berjalan.

Baca Juga :  Puluhan Peserta Test CPNS di Bondowoso Tak Datang Ikuti Ujian Dicoret

“Pada akhirnya nanti Pansus akan memberikan rekomendasi,” tuturnya.

Dia menegaskan, saat ini Pansus masih mengumulkan bahan dari pemanggilan tersebut untuk dikaji. Dan Pansus sudah menemukan beberapa fakta terkait pengangkatan dewan Pengawas dan Direktur PT Bogem yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Seharusnya pengangkatan Dewas dan Direksi BUMD itu disesuaikan dengan autran yang berlaku dan harus mengacu kepada Perbup nomor 52 tahun 2019, Perbub nomor 72 tahun 2019, Permendagri 57 dan PP 54.

“Jadi dari klarifikasi tersebut kita menemukan kejanggalan dari beberapa fakta, dan Pansus sendiri mendengar dari yang bersangkutan ternyata banyak fakta yang ditemukan tidak sesuai dengan peraturan dan perundanga,” tegasnya.

Baca Juga :  Bawa Ribuan Butir Pil Setan, CMS Warga Cianjur Dibekuk Satres Narkoba Polres Bondowoso

Sementara terkait dana penyertaan modal, Irsan mengungkapkan bahwa penyertaan modal, baik itu pembukuan, pelaporan dan lain-lain kepada PT Bogem sebesar Rp.2,9 miliar, Ia mengaku Pansus BUMD belum fokus terhadap poin tersebut.

“Namun kemarin saya memang membatasi teman-teman anggota pansus supaya tidak melebar kesana dulu. Kita fokus kepada pengangkatan Dewas dan Direktur BUMD dulu, dan nanti kita akan bersurat kepada pimpinan untuk meminta ijin menindak lanjuti penyertaan modal. Tapi kita rampungkan dulu masalah pengangkatan direksi dan dewas BUMD ini,” pungkasnya.