Perwakilan Ormas Adat Dayak Barito Utara Serahkan Draf Regulasi Perda Terkait Nasib Peladang Tradisional Kepada Bupati Barito Utara

 

MUARA TEWEH, terbitan.com – Bupati Barito Utara H Nadalsyah, dengan terbuka menerima kedatangan perwakilan-perwakilan Ketua Ormas Adat Dayak yang ada di Barito Utara. Perwakilan Ormas Adat tersebut di pimpim oleh Ketua DAD Barut Drs Junio Suharto. Senin(13/07/2020).

Baca Juga :

Dalam sambutan singkatnya Bupati Barito Utara H Nadalsyah, menyatakan”sangat berterimakasih atas kedatangan saudara-saudara semua, yang membawa aspirasi masyarakat adat terkait nasib petani tradisional yang ada di wilayah Barito Utara” sambutnya.

Selanjutnya, Bupati Barut mendengarkan penyampaian aspirasi dari perwakilan anggota tim ormas adat yang menjelaskan “kedatangan mereka adalah bersilaturahmi dan bertukar pikiran serta mencari solusi bersama Bupati, agar masyarakat adat bisa melaksanakan kelangsungan hidupnya dengan melakukan pertanian tradisional menggunakan metode membakar lahan yang sudah menjadi tradisi leluhur” jelasnya.

Bupati Barut H Nadalsyah yang di dampingi Sekda Barut Drs Jainal Abidin langsung menanggapi aspirasi tersebut dengan menyampaikan ” Kami pihak Pemda Barut akan berusaha secepatnya untuk membuat sebuah produk Peraturan Bupati yang menjadi dasar dan jaminan bagi petani tradisional untuk bertani dan mendapatkan pengakuan secara formal, dan mendapatkan jaminan serta pengakuan hukum, Produk hukum yang akan kami terbitkan nanti hanya bersifat sementara saja (jangka pendek) sembari kita menunggu Peraturan Gubernur(Pergub)Kalteng yang lebih luas cakupannya terkait aturan tentang petani tradisional di Kalteng” ungkap Bupati.

Setelah itu, perwakilan Ormas Dayak Barut yang terdiri dari DAD Barut, Gerdayak, dan Fordayak serta Demang tersebut menyerahkan konsep kajian Draf Perda yang berorientasikan terkait regulasi Petani adat kepada Bupati Barut H Nadalsyah.(Iwan)

Source:

Pos terkait