Tanpa Plang Proyek, Pekerjaan Pembuatan Jembatan Sei Payang Ada Apa..?

MUARA TEWEH, terbitan.com – Putusnya gorong-gorong sungai payang Jalan dua Kecamatan, Kecamatan Teweh Baru dan Kecamatan Lahei  akibat curah hujan beberapa waktu yang lalu dan sempat viral diberitakan beberapa media online di Barito Utara. Tidak berselang lama sudah mendapat respon oleh pemerintah Daerah melalui Dinas terkait yaitu Dinas PUPR.

Dari pantauan media ini dilapangan bebarapa pekerja sedang melakukan  pengerjaan pengecoran pondasi jembatan tersebut. Namum menjadi pertanyaan dilapangan tidak ditemukan plang atau papan proyek terkait sumber dana yang digunakan untuk membangun jembatan tersebut.

Bacaan Lainnya

Ketika Madia ini menanyakan terkait tidak ditemukan plang proyek dilokasi pekerjaan, salah seorang pekerja yang tidak mau disebutkan namanya mengaku tidak mengetahuinya dan mempersilakan media ini untuk bertanya kepada instansi terkait dalam hal ini Dinas PUPR.

“Kalau terkait papan plang proyek dan sumber dana untuk membuat ini kami tidak tahu, karena kami hanya sebatas pekerja saja, silakan sampaen tanya ke PU”, ujarnya

Sementara itu Dihubungi melalui WhatsApp Kadis PUPR Barito Utara M. Iman Topik mengatakan bahwa perkerjaan tersebut dikatakannya memakai dana Unit Perawatan Rutin (UPR) yang ada di Dinas PUPR Barito Utara. Dan dirinya mengarahkan untuk menanyakan kepada Kabid Bina Marga.

“Setahu saya kalau tidak salah itu dananya memakai dana UPR, cuma kalau mau lebih jelasnya bisa tanyakan kepada Kabid BM pak Dedi”, ujar topik

Sementara itu Kabid Bina Marga Dedi ketika dihubungi lewat WhatsApp mengatakan bahwa pekerjaan tersebut dikerjakan secara swakelola.

“Dana dari swakelola, Dan terkait plang nanti kita minta mereka (kontraktor) memasangnya”, ujarnya singkat.

Pos terkait