Team Visitasi PPNI Datangi Wound Care di Selong Permai Sampang

SAMPANG, TerbitanNews.com – Sebagai organisasi profesi perawat satu-satunya di Indonesia dan sekaligus sebagai institusi yang memiliki otoritas memberikan rekomendasi untuk mendapatkan lisensi maupun legalitas keperawatan, maka Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DPD Sampang mulai hari ini melakukan visitasi bersama team terhadap 12 (dua belas) Perawat yang akan melakukan praktek keperawatan dan hal ini untuk memenuhi sekaligus menindak lanjuti ketentuan pasal 4 dan 7 Peraturan Menteri Kesehatan /Permenkes 26/2019 tentang Peraturan Pelaksanaan UU 38/2014 tentang Keperawatan.

Ketua Team Visitasi PPNI DPD Sampang, H. Muhidin, S. Kep., Ns yang didampingi anggota team yang lain ketika dihubungi awak media menyatakan saat ini pihaknya sedang memperjuangkan legalitas keperawatan untuk melindungi profesi.

Baca Juga :

“Sebagai organisasi profesi perawat maka PPNI Sampang memiliki kewajiban untuk melindungi profesi anggotanya dengan memperjuangkan legalitas keperawatan agar dalam menjawab tantangan dan kebutuhan ke depan rekan-rekan perawat memiliki kekuatan moril serta dilindungi oleh undang-undang.

Menurutnya PPNI DPD Sampang sengaja mengawali kunjungan itu, dalam rangka verifikasi administrasi maupun acara Faktual.

“Sengaja team visitasi PPNI DPD Sampang mengawali kunjungan ini ke rumah perawatan luka (Wound Care) di Selong Permai blok Cempaka nomer 1 untuk memverifikasi secara administrasi maupun factual sebagai persyaratan untuk mendapatkan Surat Ijin Praktik Perawat (SIPP),” ungkapnya.

Dia menambahkan, “Sebagaimana ketentuan dalam lampiran Permenkes 26/2019 maka setiap praktek keperawatan diharapkan memenuhi kisi-kisi maupun instrumen penilaian praktik mandiri perawat dan selanjutnya hasil penilaian itu akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Sampang dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk mempertimbangkan apakah sudah layak dan memenuhi syarat untuk diterbitkan SIPP,” jelasnya.

Sementara Indra Septian MP, S. Kep., Ns alumni Universitas Airlangga sebagai pemilik rumah perawatan luka (wound care) menyatakan menyambut suka cita kedatangan team visitasi karena sebagaimana ketentuan pasal 9 sudah cukup lama mengajukan permohonan lisensi ini namun tetap disadari memang banyak yang harus dipenuhi sebagai syarat sebagaimana ketentuan lampiran Permenkes 26/2019.

“Selanjutnya pilihan pada perawatan luka karena sesuai dengan kapasitas yang dia miliki dan sesuai dengan pelatihan dengan sertifikasi yang didapat selama ini di antaranya, Certified basic wound care 2018, 1st indonesian nurses scientific meeting on diabetic wound : foot & beyond Surabaya 2019, pembicara seminar dan workshop perawatan luka modern di sampang 2020, seminar chronic wound management in clinical practice 2020, workshop chronic wound management in clinical practice 20200, oleh karena itu ia memiliki keyakinan dan memenuhi syarat sebagaimana ketentuan,” katanya.

Ia berharap ke depan pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas terkait tetap mengedepankan pembinaan dan pengawasan mengenai eksistensi praktik keperawatan itu.

“Besar harapan semoga pemerintah kabupaten sampang melalui Dinas Kesehatan tetap mengedepankan pembinaan dan pengawasan atas eksistensi praktik keperawatan ke depan seiring dengan kebutuhan dan tantangan yang akan dihadapi oleh praktik jasa medis keperawatan,” tutupnya.

Terbitan Terkait