5 Fakta Misteri Hilangnya Pemuda di Sampang Usai Dianiaya Saudaranya

oleh -Views : 172
Slamet Efendi (19) tahun, Pemuda Yang Hilang Usai Diduga Dianiaya Ipar dan Saudaranya (Ad/terbitan.com)

SAMPANG, terbitan.com – Teka-teki hilangnya pemuda warga Dusun Kramat, Desa Pulau Mandangin, Kecamatan Kota Sampang, Madura, Jawa Timur hingga saat ini masih penuh misteri. Beberapa fakta atas hilangnya pemuda itu mulai bermunculan.

Berikut fakta-faktanya.

1. Fakta Pertama.
Penelusuran terbitan.com identitas Pemuda yang hilang adalah Slamet Efendi (19) tahun warga Dusun Kramat, Desa Pulau Mandangin, Kecamatan Kota Sampang, Madura, Timur.

Slamet hilang usai pergi meninggalkan rumahnya tanpa pamit. Slamet Efendi adalah putra tunggal dari Ibu Siniyah dan Bapak Ju (Almarhum).

2. Fakta Kedua
Hilang setelah diduga dianiaya oleh ipar dan saudaranya lantaran diduga mencuri tabung Gas LPG miliknya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun terbitan.com, Slamet Efendi hilang setelah diduga dianiaya oleh MY dan MN (Pasangan Suami Istri) yang tak lain adalah saudara dan iparnya.

3. Fakta Ketiga
Slamet Efendi hilang sejak Minggu 22 Desember 2019. Menurut keterangan orang tuanya Slamet Efendi, hilangnya anaknya sejak tanggal 22 Desember 2019 setelah dianiaya iparnya dan saudaranya.

“Sudah 23 hari anak saya hilang, setelah dianiaya oleh saudara dan iparnya karena katanya mencuri tabung Gas LPG milik saudaranya,” ujar Siniyah H. Kurroh ibu kandung Slamet Efendi.

4. Fakta Keempat
Hilangnya Slamet Efendi telah dilaporkan ke Polres Sampang dalam kasus orang hilang dengan motif dugaan penganiayaan.

Pantauan terbitan.com, setelah hari ke 17 hilangnya Slamet Efendi keluarga mendatangi Polres Sampang, saat ibu korban kembali melaporkan kasus Slamet Efendi yang hilang secara misterius ke Polres Sampang dengan kasus orang hilang yang mencantumkan motif penganiayaan.

5. Fakta Kelima
Keluarga Slamet Efendi saat ini pesimis atas keselamatan anaknya, karena telah beberapa kali datang dalam mimpi dengan mengeluh kedinginan.

“Ditahlili mas di rumah, 7 harinya dua hari lalu, karena terus terang beberapa kali dia (Slamet Efendi) datang dalam mimpi kepada saya dan teman-temannya dengan mengeluh kedinginan, kami menyimpulkan anak saya sudah tiada. Tapi semoga masih bisa ditemukan dengan selamat.