Ada Apa,,,!! Polisi Bungkar Makam Warga Desa Kamawen Akibat Bunuh Diri

MUARA TEWEH, terbitan.com – Aparat Kepolisian Polsek Montallat dan Polres Barito Utara melakukan penggalian kuburan untuk gelar Outopsi jenajah pria bernama Rito Riadi (31) warga Desa Kamawen, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Selasa (3/11/2020) lalu

Pembongkaran dilakukan karena diduga kuat kematiannya sebagai korban pembunuhan dan bukan tewas akibat bunuh diri seperti dinyatakan sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma melalui Kepala Polsek Montallat Iptu Rahmad Tuah mengatakan,” Padahal Rito sudah dimakamkan sejak pertengahan Agustus 2020. “Penggalian kuburan almarhum Rito demi kepentingan otopsi. Jasad sudah dibawa ke Palangka Raya untuk diotopsi, lalu dimakamkan kembali di makam semula,” ujarnya Rabu (25/11/2020) sore.

Menurutnya, pembungkaran makam korban ini dilakukan setelah Polisi menerima laporan dari keluarga tentang adanya kejanggalan kematian Rito. Keluarga yakin Rito bukan bunuh diri tetapi dibunuh. Laporan pihak keluarga disertai dengan bukti-bukti kejanggalan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Tiga sampai empat hari setelah kematian korban, pihak keluarga menemukan adanya kejanggalan. Mungkin karena merasa ragu atau karena sudah menandatangani penyebab kematian akibat gantung diri, pihak keluarga baru melaporkan ke polisi adanya kejanggalan tiga bulan setelah kejadian,” papar Rahmad.

Merespon laporan keluarga korban, polisi langsung melakukan penggalian jasad Rito dan memeriksa TKP. Ternyata, polisi menemukan banyak kesesuaian dengan laporan pihak keluarga, soal adanya kejanggalan penyebab kematian.

“Bukti-bukti dari TKP sudah kita kumpulkan. Para saksi telah diperiksa,” Kata Rahmad.

Meski demikian, Kapolsek belum merinci apa saja kejanggalan yang ditemukan karena hal itu dipakai untuk kepentingan penyelidikan, termasuk hasil otopsi mengenai penyebab kematian.

“Saat ini aparat Polsek Montallat sudah mengantongi nama terduga pelakunya, namun masih mengumpulkan bukti- bukti petunjuknya,” pungkas Iptu Rahmad Tuah

Pos terkait