Gunung Piramid Telan Korban Lagi, Ketua DPRD Bondowoso Minta Ditutup

Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso H Ahmad Dhafir usai menjalani Swab PCR

BONDOWOSO, Terbitan.com – Ketua DPRD Bondowoso H Ahmad Dhafir, ucapkan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Arik Multazam dan keluarga yang ditinggalkan.

Ia meminta kepada Pemerintah daerah, untuk memperketat penjagaan dan pengawasan di lokasi wisata, Gunung Piramid Kecamatan Curahdami, Senin (10/8/2018).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pasca tewasnya dua pelajar dari wilayah setempat, yakni Thoriq Rizki Maulidan tahun 2019 dan Arik Multazam tahun 2020, diduga tergelincir ke jurang saat mendaki gunung Piramid.

“Seharusnya, peristiwa tahun kemarin menjadi pelajaran. Bahkan tahun ini, dilokasi yang sama menelan korban lagi,” kata yang akrab disapa Pak ketua.

Selain itu, lebih tegas Pak Ketua agar pemerintah bisa melakukan langkah cepat dan tidak hanya menunggu adanya korban, kemudian baru akan ada bertindak.

“Jangan ketika ada kejadian seperti ini baru heboh, kemudian tidak ada tindakan apa-apa lagi. Sangat diharapkan Pemerintah Bondowoso bertindak tegas kejadian ini, harus ada solusi yang tegas karena masyarakat sangat membutuhkan tindakan tegas dari pemerintah,” ungkapnya

Ketua DPRD empat kali ini juga menyarankan pemerintah menutup pintu masuk gunung Piramid. Atau di tutup sementara untuk wisatawan dari manapun.

Sejatinya, sampai ada fasilitas yang memenuhi standart keamanan. Sehingga bisa memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada wisatawan.

Pemerintah harus mengeluarkan peringatan keras kepada setiap warga lokal atau wisatawan yang hendak berwisata ke gunung Piramid.

“Kejadian seperti ini yang kita sayangkan, bila ada wisatawan yang belum punya pengalaman mendaki gunung susah dikendalikan. Sudah tahu disana itu sangat berbahaya masih saja ada yang mendaki kesana,” pungkasnya

Pos terkait