LMS Sayangkan “Blunder Media” di Sampang yang Dinilai Lunturkan Kebersamaan

Ach Sukardi Wakil Ketua Lintas Media Sampang (LMS)

SAMPANG, Terbitan.com – Berita di salah satu media Online yang beredar Senin 30/3 mendapat reaksi keras dari Lintas Media Sampang (LMS), berita yang terkesan menyudutkan dan mengklaim kegiatan dengan Bupati setempat itu seolah ada yang memelopori.

“Tidak benar ada yang memelopori, saya ikut hadir bersama Pengurus LMS yang lain,” ujar Muji Pengurus Lintas Media Sampang (LMS) pada terbitan.com, Selasa (31/03/2020).

Bacaan Lainnya

Dijelaskan pada pertemuan dengan Bupati Sampang atas inisiatif Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang yang ingin sharing dengan insan jurnalis terkait keberlangsungan para wartawan dalam menjalankan tugas di saat mewabahnya Covid-19.

Karena, Plt. Dinkes ada kegiatan Sosialisasi di Kelurahan Polagan rencana itu gagal dan hanya ditemui Bupati Sampang sebelum melaksanakan kunjungan di kegiatan yang lain.

Ach Sukardi Wakil Ketua LMS menyayangkan adanya berita sepihak yang menyudutkan tapi di sisi lain ada pengklaiman. “Sangat jelas dan vulgar karena menyebut nama Organisasi serta pihak yang dianggap memelopori pertemuan dengan Bupati,” tegas Ach Sukardi.

Sebagai Organisasi yang disebut pihaknya perlu mendapatkan klarifikasi karena yang diberitakan tidak benar. Dijelaskan setiap Organisasi Jurnalis di Sampang mempunyai hak serta prinsip untuk mengatur dan menjalankan Organisasinya

Selama ini sudah dipahami oleh masing-masing Organisasi itu, sehingga terbangun komitmen saling menghargai dan bersinergi dengan mengedepankan kebersamaan mendukung Pemerintah yang menjalankan program pro rakyat secara proporsional maupun profesional dengan merujuk kepada UU Pers maupun Kode Etik Jurnalis

Ditambahkan, berita itu justru blunder terhadap Organisasi yang menaunginya dan mengganggu perjalanan sinergitas yang di bangun antar Organisasi Jurnalis maupun dengan Pemerintah Daerah.

Ia berharap hubungan yang terjalin, sinergitas maupun kebersamaan para wartawan baik yang tergabung melalui wadah Organisasi maupun yang tidak di Kabupaten Sampang tidak rusak hanya karena oknum yang tidak paham dengan substansi materi yang di beritakan. “Kami berharap ini tak lagi terulang,” jelasnya.

Sebelumnya senin 30/3 beredar berita dari salah satu media Online terkait kegiatan sejumlah Organisasi Jurnalis yang bertemu dengan Bupati Sampang di pelopori oleh Organisasi profesi (jurnalis) yang terstruktur yang resmi menjadi mitra Pemerintah. Bahkan, dalam berita itu disebutkan keterlibatan salah satu Organisasi yang sebenarnya tidak ikut saat bertemu dengan Bupati tersebut. (Adie)

Pos terkait