Masyarakat Nelayan 3 Desa di Sampang Kepung HCML

Perahu Masa yang mengepung Kapal HCML

SAMPANG, Terbitan.com – Masyarakat serta Nelayan dari Desa Tanjung, Sejati dan Tambaan Kecamatan Camplong Sampang yang tergabung dalam Gerakan Sampang Menggugat (GSM) mengepung Kapal Perusahaan Migas Husky Cnooc Madura Limited (HCML) yang berada di Perairan laut Camplong, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur.

Ratusan poster dibentangkan oleh masyarakat dab nelayan yang menggunakan sekitar 250 perahu dan 25 Kapal Nelayan itu dengan mengepung dan memutari kapal HCML yang dinilai tidak peduli terhadap mereka.

Baca Juga :

“Kami minta Pimpinan HCML menemui kami, jika tidak ada itikad baik untuk menemui maka sampai kapan pun kami tidak akan pernah mundur,” teriak Buradi warga Desa Tanjung dalam orasinya, Jumat (20/03/2020).

Menurutnya sejak beroperasinya Perusahaan Migas HCML hingga saat ini belum pernah memperhatikan nelayan di pesisir Kecamatan Camplong. Ia meminta kepada HCML agar memberikan kontribusi dari dana Corporate Social Responsibilty (CSR) kepada nelayan yang ada di Wilayah tersebut.

Sementara Suryo Perwakilan HCML yang menemui nelayan berjanji akan menyampaikan aspirasi dan tuntutan nelayan kepada atasannya. “Maaf saya tidak mempunyai kewenangan, tetapi saya pastikan untuk menyampaikannya kepada Pimpinan,” kata Suryo memberikan jawaban pada pedemo.

Terpisah Samsudin mantan Anggota DPRD dapil Kecamatan Omben dan Camplong meminta agar HCML memenuhi tuntutan warga dan nelayan. Dan jika tidak memenuhinya akan melakukan aksi besar besaran untuk mengusir HCML dari Sampang.

“Kami harap pihak HCML dapat memenuhi tuntutan, jika tidak itu artinya mereka tidak peduli, dan tentu kami akan melakukan aksi besar-besaran untuk mengusir Perusahaan Migas tersebut,” jelasnya. (Adie)

Terbitan Terkait