Orang Stres di Bondowoso Dianiaya Rame-rame, Diduga Penculik Anak dan Keluarga Lapor Polisi

BONDOWOSO, TerbitanNews.com – Nampaknya video viral yang beredar di media sosial Facebook, hingga terjadi adegan kekerasan dan pemukulan secara rame-rame akan berbuntut panjang.

Diketahui yang dianiaya adalah Bambang Wahyudi, (korban red) warga Desa Sumber Anom, Kecamatan Tamanan. Sehingga semua keluarganya mengaku tidak terima saudaranya diperlakukan seperti itu.

Baca Juga :

Video yang berdurasi 0.28 detik itu terjadi di pinggir jalan raya yang kabarnya di Traktakan, Desa Tangsil Timur. Mereka diduga pelaku penculikan anak yang kemudian diarak dan dimasukkan keselokan hingga diinjak dan dipukuli.

Selain keluarga keberatan, warganet khususnya masyarakat bondowoso juga geram dengan tindakan main hakim sendiri. Sejatinya, agar pihak berwajib mengusut tuntas pelaku pemukulan yang beredar di medsos.

Menurut Mbok Kartini, selaku kakak kandung Bambang Wahyudi mengatakan, keluarga tidak terima dan secepat mungkin akan melaporkan kejadian tersebut di Polres Bondowoso.

Lanjut Kartini, diakui Bambang memang sering keliling daerah sekitar Bondowoso karena mengalami gangguan jiwa. Tapi tidak berbahaya bagi siapapun.

“Saya tidak terima, adik saya diperlakukan seperti itu. Saya minta pihak penegak hukum mengusut tuntas terjadinya pemukulan sesuai di video yang beredar di medsos,” katanya, Jum’at (21/2/2020)

Walaupun Bambang mempunyai gangguan jiwa kata Kartini, dia adalah sosok orang yang mempunyai jiwa sosial tinggi. Serta masih ingat kata salam bila mau masuk rumah orang lain.

“Kadang dia disuruh warga sekitar untuk membersihkn genting bocor, hanya dengan upah makanan dan rokok saja,” pungkasnya.

Sumber data yang dihimpun, Bambang adalah putra bungsu dari 4 bersaudara. Sejak umur 2 bulan, sudah ditinggal ayahnya, hingga untuk menyambung hidup dalam kesehariannya sangatlah susah.

Terbitan Terkait