Pemuda Banyuwangi Gantung Diri Selepas Adu Mulut Dengan Ayah Kandungnya

Ilistrasi

BANYUWANGI – Diduga usai terlibat adu mulut dengan ayah kandungnya, seorang pemuda bernama Andika Cahyono (24), warga Dusun Krajan, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, ditemukan tewas gantung diri di rumah kosong yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

Keterangan Kapolsek Gambiran, AKP. Suryono Bhakti, korban ditemukan warga sudah dalam kondisi tak bernyawa. Diduga, korban tewas dengan cara gantung diri pada Senin (1/6/20) pukul 02.00 dinihari, dengan menggunakan kain sepanjang 2 meter yang sebelumnya memang sudah ada di tempat kejadian perkara (TKP).

Bacaan Lainnya

“Posisi korban tergantung dibawah gawang pintu setinggi dua meter,” ujar AKP Suryono Bhakti yang sebelumnya adalah sebagai Kapolsek Giri ini.

Keterangan tim medis yang turun ke TKP, disekujur tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda atau bekas luka penganiayaan.

“Korban murni melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri. Hal juga diperkuatkan dengan ciri ciri fisik lainnya, seperti lidah menjulur dan ada cairan sperma yang keluar dari kelamin korban.

“Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi. Selanjutnya korban langsung dibawa ke rumah duka untuk prosesi pemakaman disaksikan pemerintah desa setempat,” pungkas AKP Suryono Bhakti yang ketika berpangkat bintara lama berkarier di Satlantas Polres Banyuwangi. (HS)

Pos terkait