Pengendara Motor Di Kota Madiun Tewas Tertimpa Badan Bus

oleh -Views : 263

MADIUN, Terbitan.com – Kecelakaan maut yang melibatkan Bus Sugeng Rahayu dengan sepeda motor kembali terjadi di Ringroad barat Kota Madiun pada hari Selasa, 24 September 2019 sore.

Dalam kecelakaan ini seorang pengendara sepeda motor tewas dilokasi kejadian dengan luka parah dibagian kepala.

kecelakaan bermula ketika sepeda motor jenis Honda Vario warna hitam dengan Nopol AE 5962 CK yang dikemudikan Murdjiati (60) warga Jalan Temugiring 22B, Kelurahan Ngegong, Kota Madiun berboncengan dengan Rofif Alim Musyafak (14) warga Desa Madigondo Rt 10 Rw 03, Kecamatan Takeran, Magetan keluar dari sebuah gang atau dari barat ke arah Ringroad , saat dilokasi kejadian motor yang dikemudikan korban mencoba mengambil haluan kekanan, namun nahas dari arah selatan melaju sebuah bus Sugeng Rahayu Nopol W 7211 UZ yang dikemudikan Koicin Wijaya (54) warga Prambon Sidoarjo.

Karena jarak sudah dekat akhirnya sepeda motor korban tertabrak bus dari belakang. Korban pun terpelanting dan terjatuh, lalu bus yang mencoba membanting setir menabrak trotoar jalan akhirnya terguling dan menimpa korban Murdjiati (60) hingga korban tewas dilokasi dengan luka parah pada bagian kepala.

Baca Juga :  Wakil Ketua Anggap Sahlawi Tak Paham Jalannya Pansus

Sementara itu penumpang bus yang berjumlah 21 orang langsung dievakuasi. Korban meninggal dan luka – luka langsung dilarikan ke rumah sakit.

Satria, seorang saksi mata yang melintas menuturkan, korban yang berboncengan keluar dari gang langsung ambil haluan kanan. Bus sudah mengerem namun akhirnya menyenggol motor korban dari belakang.

“Motor berboncengan dengan anak sekolah keluar dari gang, mau nyebrang ke kanan dari selatan ada bus, bus mencoba mengerem tapi akhirnya motor tersenggol dan bus nabrak trotoar lalu terguling menimpa korban,” kata Satria.

Baca Juga :  Dikbud Bondowoso Sampaikan Surat Edaran, Sekolah Waspada Isu Penculikan Anak

Sementara itu Kanit Lakalantas Polres Madiun Kota Iptu Tri Wiyono mengatakan pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan ini.

” Dugaan sementara kita masih melakukan penyelidikan. Kita masih menggali saksi – saksi karena kronologisnya masih simpang siur,” ujar Iptu Tri wiyono.

“Penumpang bus berjumlah 21 orang, dua dilarikan kerumah sakit beserta korban meninggal satu orang ,” imbuhnya.

Proses evakuasi bus yang terguling memakan waktu hingga satu jam lamanya. Hingga pukul 17.00 WIB akhirnya bus berhasil dievakuasi.

Kronologis dan penyebab kecelakaan ini saat ini masih dalam penyelidikan petugas Satlantas Polres Madiun Kota.

Penulis : Imam Iswanto
Editor : Ad