Rumput Liar Ganggu Pengguna Jalan, Kerap Picu Kecelakaan

MUARA TEWEH, TerbitanNews.com – Suburnya rumput liar di kiri kanan bahu jalan dari simpang Jalan Negara Muara Teweh – Puruk Cahu km 21 menuju Desa Nihan Hilir di beberapa belokan jalan sangat mengganggu penguna jalan yang melintas.

Akibat rumput liar tersebut, badan jalan antar Desa sekaligus antar Kecamatan itu semakin sempit hingga jarak pandang pengendara terganggu. Warga pengguna jalan pun mengeluh dengan kondisi ini.

Baca Juga :

Terutama di bebera titik belokan jalan menuju arah Desa Nihan Hilir, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Leo,salah seorang warga Nihan Hilir saat dibincangi wartawan Terbitan.Com saat melintas jalan tersebut mengatakan,”Ini sudah lama pak, rumput-rumput liar ini tampak tidak dibersihkan. Ini sangat menganggu,” ujar Leo,Sabtu (22/02/2020)

Lanjut Leo, keadaan jalan yang terkesan semak tersebut sangat membahayakan dalam perjalanan. Ketika berpapasan dengan mobil di tikungan, tidak jarang rumput liar tersebut mengenai pengendara yang melintas.

“Beberapa tempat keadaannya sangat parah, sangat berbahaya bagi pengendara,” katanya.

Dari pantauan wartawan Terbitan.Com saat melintasi ruas ini, di beberapa titik rumput udang, begitu warga lokal menyebutnya tampak tumbuh subur di pinggir jalan hingga daunnya ke badan jalan. Padahal, di beberapa titik ini jalan sudah dihotmix dan sebagian jalan di cor rigit beton.

Terpisah, seorang warga Diky yang melintas juga mengatakan agar Dinas terkait PUPR Pemkab Barito Utara juga memperhatikan jalan Nihan Hilir yang beberapa titik rusak karena air hujan.

“Sangat di sesalkan pada waktu perbaikan jalan tidak dibuat parit (selokan) di kiri kanan jalan sehingga begitu air hujan turun airnya melintasi jalan yang akhirnya membuat badan jalan seperti selokan,” tuturnya.

Ia berharap agar pemerintah memperhatikan jalan ini agar segera di perbaiki karena ini jalan akses menuju Ibu kota Kecamatan Lahei Barat,” tutupnya.(Iwan)

Terbitan Terkait