Sempat Diisolasi 3 Hari, TKI Malaysia Warga Bondowoso Meninggal Rapid Test Suspect Covid-19

Suasana Pemakaman yang Gemparkan Warga Bondowoso

BONDOWOSO, Terbitan.com – viral seorang pasien dinyatakan suspect Corona (Covid-19), warga Kecamatan Pujer Bondowoso meninggal dunia. Dia merupakan TKI yang pulang dari Malaysia.

Plt Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso, dr Yus Priatna Sp.P mengatakan, bahwa pasien tersebut datang ke rumah sakit sekitar tiga hari lalu, dengan keluhan stroke. Ketika dilakukan rapid test hasilnya positif Corona.

Baca Juga :

“Pasiennya stroke. Karena dari Malaysia kita cek darahnya. Ternyata darahnya rapidnya positif. Berarti ada antibodi terhadap Covid-19,” katanya saat dikonfirmasi.

Karena hasil rapid test positif. Maka saat itu pula, RSUD Koesnadi mengisolasi pasien. Namun selang tiga hari pasien meninggal, Selasa (21/4/2020) malam.

Menurutnya, pasien pulang dari Malaysia sekitar dua bulan lalu. Jadi diprediksi terjangkit Covid di Malaysia. “Kita tanya keluagarnya, karena yang sakit tidak sadar,” imbuhnya.

Pihak rumah sakit kata dia, sudah melakukan swap. Namun hasilnya belum keluar, karena memang harus menunggu agak lama. Hasil Swap ini nanti yang menunjukkan, apakah pasien betul-betul positif atau tidak.

“Artinya menggu swap yang di Jakarta termasuk Surabaya. Dia TKI. Istilahnya suspect. Belum tegak,” katanya, Rabu (22/4/2020).

Namun demikian, dr Yus meminta warga tidak panik. Karena penguburan jenazah menggunakan Protap Covid-19.

“Kita sudah pakai APD. Protap pemakaman juga sudah sesuai protap Covid-19. Pakai peti. Jadi tidak ada cerita kumannya menular ke mana-mana,” terangnya.

Pihaknya pun berkordinasi dengan tokoh masyarakat, tempat pasien tinggal. Untuk diberi pemahaman suapaya tidak ada kasus pengucilan terhadap keluarga korban.

“Kita selalu hati-hati. Bahkan meski swapnya belum keluar. Sudah kita gunakan Protap Covid-19 sebagai bentuk kehati-hatian,” pungkasnya.

Pos terkait