Soal Sengketa Tanah, Konflik PT. SAL dan Masyarakat Belum Kelar

oleh -Views : 51

PALANGKA, terbitan.com – Terkait sengketa antara pihak perusahaan PT. Satria Abadi Lestari(SAL) dan masyarakat beberapa desa di tiga kecamatan, kecamatan Teweh Tengah, Kecamatan Lahei dan Kecamatan Lahei Barat yang berada di wilayah Kabupaten Barito Utara masih belum ada penyelesaian.

PT.SAL hingga saat ini belum juga memenuhi janjinya kepada masyarakat dan dinilai terlalu lamban untuk melakukan ritual adat terkait makam.

Salah satu tokoh pendiri kalteng mantan ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Sabran Ahmat angkat bicara, menurutnya banyak pendatang yang tidak mau memahami falsafah Budaya Betang, tentang adat istiadat yang ada di Kalimantan Tengah ini.

Kalimantan Tengah ini gambaran Huma Betang secara besar yang di dalamnya ada bermacam-macam suku dayak, kami tidak menutup diri atau membatasi suku lain yang ingin masuk ke dalamnya. silahkan, namun mereka harus menghormati dan mengikuti aturan adat yang ada berlaku.

Baca Juga :  Pernyataan Jack Boyd Lapian Kunci Penyelesaian Permasalahan Yang Ditunggu-tunggu Warga

lebih lanjut gambaran untuk para pengusaha yang ingin berinvestasi di Kalimantan Tengah, kami membutuhkan itu, namun mereka juga harus memahami adat budaya kami. Kita menaati hukum positif namun hukum adat harus dihormati,” pungkas Sabran, Senin 20/01/2020 siang.

Di sisi lain, Ketua Lembaga Forum Kalimantan Membangun (FKM) Supriady Natae yang merupakan tokoh pemuda yang peduli menambahkan “Berdayakanlah putra daerah untuk menduduki posisi-posisi strategis yang bersentuhan langsung dengan warga di sekitar perusahaan agar lebih memahami budaya setempat, sehingga mempermudah komunikasi.

Baca Juga :  Wakil Bupati Barito Utara, Peringatkan Aparat Desa Jangan Terlibat Hukum

“Hengkang saja jika tidak menghargai kami, ingat di mana tanah di pijak di situ langit di junjung, jangan sampai rumput mengalahkan banua,” ucap Supriady Natae.

Jack Boyd Lapian yang merupakan Direktur Humas dan HRD saat dikonfirmasi melalui WhatsApp (WA) mengatakan “terkait janji yang disampaikan melalui pemberitaan di media pada beberapa hari yang lalu masih belum bisa terlaksana, karena keadaan cuaca yang tidak mendukung dan dalam waktu dekat kami akan segera melakukan pertemuan kembali bersama pihak terkait,” ucapnya (Iwan)