Terekam CCTV, Perempuan Sidoarjo Jadi Korban Pencurian Di Rest Area Tol Saradan

MADIUN, Terbitan.com – Sukaria Ratna Sari Dewi, perempuan warga Perum Puri Indah, Sidoarjo, Jawa Timur menjadi korban pencurian saat tengah beristirahat di Rest Area jalan Tol KM 626 A tanah turut Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis 19 Desember 2019 sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.

Aksi pencurian tersebut sempat terekam CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian. Rekaman CCTV tersebut belakangan viral di salah satu grup media sosial facebook dan whatsapp.

Bacaan Lainnya

Tampak dalam rekaman CCTV, mobil korban bersebelahan dengan mobil pelaku. Tak lama, pelaku membuka pintu mobil korban dan mengambil tas milik korban. Korban kemudian berteriak, dan pelaku langsung melarikan diri, menggunakan mobilnya.

Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro saat dikonfirmasi mengatakan korban berangkat sendirian dari Semarang menuju Surabaya lalu berhenti di rest area jalan tol Saradan untuk istirahat, tidur di dalam mobil.

Saat itulah korban mendengar bunyi pintu mobil dibuka dari luar. Sontak, korban terbangun lalu mengecek tas miliknya yang berisi uang tunai Rp 1,5 juta, KTP, SIM C, ATM Mandiri, ATM BCA, ATM BNI, Kartu Asuransi yang diletakkan dalam mobil sudah tidak raib diambil pelaku.

Mengetahui harta bendanya dicuri, lalu korban turun dari mobil dan berteriak. Reaksi korban membuat seseorang yang diduga pelaku melarikan diri dengan mengendarai mobil ke arah timur (Surabaya).

Menurut AKP Logos Bintoro, saksi di TKP sempat memdengar suara letusan dua kali, namun belum bisa dipastikan apakah pelaku membawa senjata api atau tidak.

“Saksi di TKP mengaku sempat mendengar suara letusan sebanyak dua kali. Tapi belum bisa dipastikan pelaku membawa senjata api atau tidak, karena bisa jadi suara letusan tersebut berasal dari knalpot mobil,” terang AKP Logos, Sabtu (21/12/2019).

Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran aparat Polres Madiun Jawa Timur. Sementara itu identitas kendaraan yang digunakan terduga pelaku juga sudah diketahui.

“Saat ini identitas kendaraan sudah kita ketahui Nopol B area Jakarta. Dugaannya pelaku berjumlah lebih dari satu orang, saat ini sedang dalam lidik,” ujar AKP Logos.

Reporter : Imam Iswanto

Pos terkait