Akibat Covid-19, Kepala Desa Mangoli Berikan Sosialisasi Terkait Pendataan Warga Miskin

SANANA,Terbitan.com – Pemerintah Desa Mangoli, Kecamatan Mangoli Tengah memberikan sosialisasi terkait pengunaan bantuan BLT -DD (bantuan langsung tunai dana desa), PKH (program keluarga harapan) serta BPNT (bantuan pangan non tunai) untuk warga miskin penerima dampak virus corona.

Kegitan tersebut di hadiri oleh Kadis BMPD Kepulauan Sula, Abdul Fataha Umasangaji, Kadis Sosial, Rifai Apin Masuku, Kapolsek Mangoli Timur, Iptu Ajid Buton serta Kepala Desa Mangoli M. Ali Masuku dan masyarakat yang dilaksanakan diKantor Desa Mangoli Tengah.

Baca Juga :

Kehadiran mereka di Kantor Desa Mangoli untuk mensosialisasikan angaran BLT – DD kepada masyarakat Desa Mangoli, “Pada Pembukaan  Rapat Sosialisai BLT- DD tersebut untuk terus mencarikan solusi terhadap dampak virus korona atau covid-19 yang semakin meluas.

Salah satunya dengan memperbolehkan desa memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat miskin menggunakan dana desa (DD). Ini sesuai dengan Peraturan Menteri Desa 6/2020 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020.

Menurut kadis Sosial Kabupaten Kepulauan Sula, Rifai Apin Masuku menjelaskan bahwa untuk bantuan dari kementrian sosial dan batuan dari pemerintah daerah semuanya bertahap.

“Untuk bantuan dari kementrian sosial ada tiga tahap dan untuk daerah sendiri juga bertahap sedangan untuk bantuan dari pemerintah daerah berupa sembako yang sudah di salurkan di dua kecamatan di kabupaten kepulan Sula dan di targetkan pekan ini akan di selurkan di 12 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sula, “ungkap Rifai, Sabtu (16/05/20).

Lanjut dia, Untuk bantuan dari kementrian sosial juga bertahap, namun akan di tagetkan sebelum hari raya sudah tersalurkan di 80 desa di Kabupaten Kepulan Sula”. tutup Rifai.

Sementara itu, menurut kepala desa Mangoli Tengah, M. Ali masuku berharap kepada masyarakat untuk tetap bersabar untuk bantuan yang akan di terima,” Saya berharap kepada masyarakat Desa Mangoli agar bersabar dengan bantuan yang akan di serhakan kepada masyarakat mulai dari bantuan Kementrian Sosial dan dari pemerintah daerah.

“Karena kami pihak pemerintah desa menunggu angaran yang sudah di cairkan maka kami akan segera salurkan kepada yang berhak menerima.ungkap M. Ali. {GNS}

Pos terkait