Bupati Pamekasan Launching Beasiswa Santri Saat Peringati Maulid Nabi

  • Bagikan
Ket Foto: Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam saat menyerahkan beasiswa santri.

PAMEKASAN, Terbitam.com – Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW, di Lapangan Mandhapa Aghung Ronggosukowati Pamekasan.

Acara yang mengundang penceramah KH. Das’ad Latif, Bupati Pamekasan kembali melaunching beasiswa santri bagi santri yang berprestasi.

Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam mengatakan, sembari memperingati maulid nabi, malam ini, Pemkab Pamekasan kembali melouching salah satu program prioritas, yakni beasiswa santri. Jika di tahun 2018 yang lalu, pasangan berbaur sempat berjanji akan memberikan 1 ribu beasiswa maka janji itu sudah dipenuhi di tahun pertama kepemimpinannya.

“Alhamdulillah 2 ribu santri kita kerjasamakan dengan pesantren bagi santri yang mau menghafalkan Al-Qur’an kita kirim ke pesantren yang didalamnya menyelenggarakan pendidikan Hafiz Hafizah, sedangkan santri yang berprestasi kita kirim ke pesantren-pesantren, katagori selanjutnya, bagi santri yang tidak mampu kami juga kirim ke pesantren,” kata Baddrut Tamam, Rabu Malam (4/11/2020).

Menurutnya, Orientasi dari beasiswa ini untuk membangun pondasi keagamaan, membangun agama Islam yang rahmatan lil Al-Amin baik iman, akhlaq dan senantiasa menjadi pemimpin masa depan.

“Baru kemudian di tahun berikutnya 2021 Saya dan Pak Wabup dari seluruh jajaran akan memberikan tambahan beasiswa dengan target yang di setiap Kecamatan akan diseleksi dari masing-masing siswa-siswi SLTA, Madrasah Aliyah akan didorong untuk lulus di beberapa perguruan tinggi kedinasan,” papar mantan aktivis PMII Jatim itu.

“Serta akan kita dorong lahirnya dokter-dokter di setiap kecamatan yang kita fasilitasi dari APBD dan kerjasama pemerintah dengan beberapa Universitas,” imbuhnya.

Lebih jauh, Ra Baddrut sapaan akrab Bupati Pamekasan, bahagia rasanya ketika suatu saat orang tidak mampu menjadi dokter, bahagia dan senang jika orang biasa suatu saat menjadi jenderal.

“Jika suatu saat ada Kapolri lahir dari orang biasa dan orang Pamekasan yang didoakan para alim serta mendapatkan fasilitas dari pemerintah untuk menjadi kategori yang mencintai NKRI, bahkan mendorong kemakmuran masyarakat di daerah yang kita banggakan ini,” tutupnya. (Iw)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: