Dua Desa di Sampang Belum Cairkan BLT DD Tahap II, Ini Penyebabnya

Suhanto, SE. Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa (Bina Pemdes) DPMD Kabupaten Sampang. (Adie/terbitan.com)

SAMPANG, Terbitan.com – Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Kabupaten Sampang sudah melewati tahap II pencairan. Namun, masih ada dua Desa yang belum mencairkan lantaran berbagai kendala.

Dua Desa yang belum mencairkan BLT Tahap II di antaranya Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, dan Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong lantaran proses validasi data yang belum disetujui, Jumat (07/08/2020).

Bacaan Lainnya

“Tinggal dua Desa yang belum mencairkan, yakni Labuhan dan Banjar Talela salah satu kendalanya ada di pendataan yang belum valid dan belum disetujui oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta ada yang masalah lain,” ujar Suhanto, Kabid Bina Pemerintahan Desa (Bina Pemdes), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang.

Disinggung mengenai realisasi tahap tiga, Suhanto mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Bank BRI untuk bisa dicairkan dalam minggu ini, sementara anggaran menurutnya sudah siap.

“Anggarannya untuk tahap tiga sudah ada, karena sama-sama mengambil di pencairan Dana Desa tahap II. Setelah berkoordinasi dengan BRI insya Allah tanggal 10 Bulan ini akan di mulai,” jelasnya.

Ditanya untuk problem dua Desa apakah bisa mencairkan BLT DD dua tahap sekaligus, Suhanto memperjelas menurut peraturan menteri keuangan BLT DD tidak boleh dicairkan sekaligus atau digabung.

“Sesuai PMK tidak boleh digabung, harus ada jeda. Sesuai aturan yang ada paling cepat jeda itu lima belas hari dari pencairan tahap sebelumnya,” pungkasnya.

Sekedar untuk diketahui, jumlah keseluruh penerima BLT Dana Desa di Kabupaten Sampang sebanyak 39.991 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). (Adie)

Pos terkait