Gara-Gara BLT, Oknum Pejabat Kapala Desa Buya Pecat Ketua RT 02

SANANA, Terbitan.com  – Akibat diberhentikannya salah Ketua Rukun Tetangga (RT) 02 atas nama Usman Usia oleh Pejabat Kepala Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) rupanya menjadi babak persoalan baru di desa ini.

Pasalnya, Pejabat Kepala Desa Buya, Mahfi Sapsuha, memberikan pemecatan Ketua RT 02 atas nama Usman Usia, karena diduga tidak transparan terhadap bantuan langsung tunai (BTL) Dana Desa (DD) kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Bacaan Lainnya

Menurut informasi yang dihimpun dari Usman, bahwa ia mendapat masuk dari warga tentang pembagian BLT- DD tersebut harus melalui rapat dulu kepada masyarakat, supaya tau bahwa anggaran yang di cairkan itu jumlahnya berapa.

“Namun Pejabat Kepala Desa Buya tidak menghiraukan usulan dari Usman, Dia langsung membagikan anggaran BLT kepada orang – orang yang khusus menerima saja, tanpa melalui musyawarah desa, “ungkap Usman kepada Terbitan,com, Jum’at (12/06/20)

Lanjut Usman, Setelah selesai pembagian BLT, Pejabat Kepala Desa Buya lansung membuat surat pemberhentian kepada Usman Usia sesuai dengan nomor surat : 240/50/DB-MKS/IV/2020 pada tanggal 10 Juni 2020 tanpa musyawaran BPD dan Pemdes.

“Saya tidak pernah membantah, tetapi surat pemberhentian tersebut
diantarkan oleh Kepala dusun II membuat saya terkejut dan sampai hari ini saya tidak tahu apa salah saya,” ucap Usman.

Tambah Usman, Sebagai orang yang dipilih masyarakat untuk menjabat Ketua RT, tentunya ini sebuah hinaan baginya diberhentikan secara tidak hormat, bahkan dalam hubungan masyarakat dirinya tidak ada berbuat semena-mena dan selalu berkoordinasi sebelum melakukan tindakan, “Jika saya salah atau tidak mengindahkan setiap perintah seharusnya panggil dulu, jangan sepeti ini, tiba-tiba surat berhenti sampai ke rumah saya,

Camat Kecamatan Mangoli Selatan, Ajis Umanahu ketika di konfirmasi
melaui via telpon selularnya saat dirinya ditanya wartawan, mengapa ketua RT 02 diberhentikan..? Dia mengatakan bahwa dia tidak tahu ketua RT 02 diberhentikan, Namun dia juga sampaikan bahwa ketua RT 02 diberhentikan, karena ketua RT 02 ada pemasangan sala satu baleho calon kanidat Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, Kalau tidak percaya tanya saja kepada ketua RT 02 itu sendiri, ” ucap Ajis.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi Pejabat Kepala Desa Buya, Mahfi Sapsuha melaui telpon selularnya mau pun lewat SMS terkait pemberhentian Usman tersebut, namun tidak ada balasan,hingga berita ini ditayangkan. {GNS}

Pos terkait