Jelang Pilkades, Oknum Cakades Desa Manaf Nekat Bagikan Sembako

  • Bagikan

SANANA, Terbitan.com – Jelang Pilkades para calon Kades gencar bermanuver mulai membagikan sembako kepada sejumlah warga. Padahal pihak Polres maupun Pemda Kepsul sepakat akan menindak tegas pihak yang lakukan politik uang maupun kecurangan lain.

Praktik politik membagi sembako ini, salah satunya terjadi Desa Manaf, Kecamatan Sulabesi Tengah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Oknum Cakdes membagikan sejumlah sembako kepada warga

Salah satu Anggota Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Manaf, Sirahim Buamona telah menangkap basah salah satu oknum Cakades, Hakim Buamona yang diduga membagi Sembako kepada warga desa setempat, “ungkap Sirahim kepada media ini, Sabtu (10/04/2021).

Baca juga:  Pelantikan Kepala Desa se -Kabupaten Kepulauan Sula saat pandemi Covid -19

Lanjut Sirahim, Usu pembagian sembako sudah berkembang sejak kemarin, terkait rencana pembagian sembako itu, berupa beras yang dilakukan oleh oknum Cakades yang juga mantan Kades Manaf Hakim Buamona mulai bergerak membagikan beras kepada warga pada pukul 09:17 Wit, “katanya

Menerut Sirahim, Hakim Buamona mengakui bahwa dirinya mampu membeli sembako untuk dibagikan ke warga, tapi sembako itu bukan sumbangan untuk anak yatim, janda maupun orang tidak mampu, tetapi untuk siapa saja tergantung dirinya yang memberikan, jelas Rahim yang mengutip ucapan Oknum Cakades Hakim Buamona.

Baca juga:  Dinas PUPR Barut Lakukan Perbaikan Jalan Dalam Kota 

Hal yang sama juga diakui oleh Istri Cakades, Hafifa Umalekhoa mengatakan bagi Cakades yang mampu pasti akan dia buat seperti ini, dikutip Sirahim dari perkataan Istri Cakades, “Bagi kami yang saat ini, kandidat Calon kepala Desa Sama ada tiga orang, sapa yang mampu oke ?, ” Kalau tidak percaya silakan foto dan posting dimedsos agar banyak orang juga taukan, saya sangat bangga kan ? “tutur Sirahim kutip ucapan Hafifa.

Oleh karena itu, Panitia Pilkades Desa Manaf mendesak kepada panitia pilkades di tingkat kabupaten agar bisa mengambil langkah yang tegas terhadap oknum Cakades tersebut, karena jika di biarkan akan mencederai independensi demokrasi yang nantinya mengorbankan masyarakat banyak, dan merugikan para kandidat Cakades yang lain, “tegasnya. {GNS}

  • Bagikan