Kampanye Desa Falahu, Kandidat Nomor Urut 3 Mengeritik Pemerintah Sebelumnya

SANANA, Terbitan.com  – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) nomor urut 3, Fifian Adeningsi Mus dan M. Saleh Marasabessy (FAM-SAH) saat lakukan kampanye di Desa Falahu, Kecamatan Sanana pada Jumat 16 Oktober 2020 malam.

Pasalnya FAM – SAH saat kampanye mengkritisi pemerintah sebelumnya yang juga ikut dalam kontestan pilkada Kabupaten Kepulauan Sula, Calon paslon nomor urut 1, HendrataThes dan Hi Umar Umabaihi (HT -Umar)

Baca Juga :

Kampanye FAM-SAH, malah mengkritisi kinerja kepemimpinan sebelumnya, yaitu Bupati Hendrata Thes dan wakil Bupati Zulfahri Duwila terkait pembangunan di Kepulauan Sula yang tak kunjung selesai.

Hal ini mendapat komentar dari Hi, Faruk Bahnan selaku Humas calon Bupati, Hendrata Thes dan Umar Umabaihi (HT – Umar ) saat diwawancarai di media center, Minggu (18/10/20) menjelaskan bahwa” mereka yang mengeritik kinerja paslon petahana Hendrata Thes sewaktu masi menjabat yang tidak membuat apa – apa, menurut kami tidak tepat, bahkan keliru, karena dalam masa pemerintahan beliau,” ucap Faruk.

Lanjut Faruk, Saya masi menganggap efektif sekali itu hanya dua tahun dalam penggelola angaran di dalam pemerintahan, kenapa saya katakan dua tahun karena begitu beliau di lantik di tahun 2016 itu anggaran sudah di sahkan oleh pemerintah masa lalu, dan beliu hanya melaksanakan program – program pemerintah sebelumnya,” terangnya.

Kemudian tahun 2017, 2018 baru efektif beliau mengelola anggaran, namun dalam jangka waktu 2 tahun sudah berhasil melaksanakan program yang cukup banyak seperti Sula pintar, yang di mana pemerintah merehab sekolah – sekolah yang tak layak di gunakan, indeks pembagunan manusia, Sula sehat, yakni pembagunan MCK, dapur sehat dan 16 Puskesmas yang sudah di bangun.

Sula terkoneksi, yaitu jaringan internet, perhubungan laut seperti feri yang sudah, Sula religus seperti mesjid yang sudah di bangun waluapun di beberap desa yang di sorot , namun itu keselahan kontraktor, karena anggaran sudah di siapkan beliau, namun pekerjaan belum selesai maka itu bukan salah bupatikan, “ucap Faruk

Tambah Faruk, seharusnya paslon nomor urut 3, Fifian Ade Ningsi Mus dan M. Saleh Marasabessy (Fam-Sah) ” dia harus memberikan visi misinya, programnya kedepan apa solusiny, jangan hanya menyerang, dan ini saya anggap beliau harus banyak belajar dulu dan harus siap dulu kalau mau jadi bupati Kabupaten Kepulauan Sula, “tutup Humas HT – Umar. {Cho}

Pos terkait