Ketua Komisi II DPRD Bondowoso : Serapan Anggaran Dispertan Kurang Dari 25 Persen

Andi Hermanto, Ketua Komisi II DPRD Bondowoso

BONDOWOSO, Terbitan.com – Usai Kunker ke Dinas Pertanian setempat, Kamis (2/7/2020), Ketua Komisi 2 DPRD Bondowoso, Andi Hermanto mengatakan bahwa serapan anggaran hingga satu semester 2020 belum mencapai 25 persen dari total pagu anggaran sekitar Rp 19 milliar.

Menurutnya, serapan anggaran yang terjadi pun sejauh ini hanya untuk belanja rutin. Seperti, belanja listrik, air, dan ATK.

Bacaan Lainnya

“Dinas Pertanian itu kalau secara akumulatif (serapannya,red) belum sampai 25 persen,” katanya.

Andi juga menjelaskan, penyebab rendahnya serapan ini karena di Pemerintah Daerah sering terjadi perubahan anggaran dari pusat. Mulai dari refocusing anggaran untuk penangan Covid-19, dan ada juga SKB dua mentri.

Belum lagi, kata Andi, petunjuk atau aturan pelaksanaan yang melalui Perkada (Peraturan Kepala Daerah) itu masih berubah-ubah sampai saat ini karena menunggu kebijakan pusat.

Termasuk bagaimana penepatan anggaran yang ditetapkan oleh Pansus Covid-19, khususnya yang ada Dispertan sampai hari ini Perkadanya masih belum turun.

“Sehingga ada kesulitan Dispertan untuk melaksanakan program itu secepat. Sampai hari ini kita masih menunggu bagaimana landasan aturan itu,”kata Anggota Fraksi PDIP ini.

Untuk program yang belum bisa dilaksanakan, sambung Andi, seperti pekerjaan fisik pembangunan pasar hewan terpadu yang masih dalam proses lelang. Kemudian juga, pengadaan ternak untuk dibagikan ke masyarakat yang juga sudah tender namun belum diserahkan sebab faktor Covid-19.

Karena itulah, pihaknya merekomendasikan kepada Dispertan untuk segera melaksanakan kegiatan. Terlebih misalnya kalau ada pekerjaan-pekerjaan yang memang tidak membutuhkan tender melalui eproc.

“Kalau ada pekerjaan-pekerjaan yang memang tidak membutuhkan tender melalaui eproc supaya segera dikerjakan,”pungkasnya.

Pos terkait