Tak Terpotong, 38 Proyek ADK di Sampang Mulai Digelar

Camat Kota Sampang, Yudhi Adidarta Karma

SAMPANG, Terbitan.com – Sebanyak tiga puluh delapan kegiatan yang dialokasikan melalui Alokasi Dana Kelurahan (ADK) di Kabupaten Sampang tahun 2020 sudah mulai dijalankan dengan pagu anggaran sekitar 7,2 Milyar.

Menurut Camat Kota Sampang, Yudhi Adidarta Karma menyampaikan tidak ada pemotongan anggaran di masa pandemi Covid-19 ini, dan juga menurutnya tidak peningkatan dari tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

“Untuk ADK di Masa pandemi ini tidak ada pemotongan, dan juga tidak mendapat arahan untuk dialokasikan sebagai Bantuan Covid-19, hanya boleh untuk penanganan saja, jadi secara juknis dan juklak tetap seperti tahun sebelumnya,” ujar Yudhi sapaan akrab Camat Kota Sampang, Selasa (08/09/2020).

Menurut Yudhi pelaksanaan ADK tahun ini tetap digelar secara kontraktual sama seperti tahun sebelumnya, karena secara pemahaman yang ia tahu boleh kontraktual dan juga boleh swakelola.

“Kita tetap laksanakan secara kontraktual, dan sesuai pagu anggaran usulan kegiatan bisa lelang atau penunjukan langsung. Untuk tahun ini kayaknya penunjukan langsung semua, tidak ada lelang,” ungkapnya.

Ditanya mengenai antisipasi konflik seperti tahun sebelumnya, ia mengaku tetap mengedepankan aturan petunjuk Teknis dan pelaksanaan yang ada, saya pikir tuduhan tahun lalu itu benar karena ADK memang satu pintu ke Kecamatan.

“Yang penting kami laksanakan sesuai aturan yang ada mas. ADK ini tidak sama seperti Dana Desa yang langsung masuk ke Desa, kalau dikatakan satu pintu ya memang, karena semua anggaran itu ada di rekening Kecamatan. Sehingga proses pencairan semua mengusulkan ke kita,” jelasnya.

Disinggung apakah menggunakan pelaksana satu orang atau tidak, ia memperjelas sama seperti tahun sebelumnya, tidak menggunakan satu orang hanya saja menurutnya ia menerima pilihan koordinator dari para pelaksana.

“Jadi dari semua pelaksana itu menunjuk satu orang untuk dijadikan koordinator, agar lebih mudah dalam penyelesaian administrasi. Kalau kita menghubungi satu persatu ya tentu lebih susah,” pungkasnya. (Adie)

Pos terkait