LABUHANBATU, Terbitan. com – Apa yang terjadi sebenarnya? Saut Parulian Sitorus seorang karyawan PTPNIII Kebun Aek Nabara Selatan (Kanas) yang bekerja sebagai Satpam dan sudah mengikuti pelatihan kedinasan Satpam dan sudah memiliki Nik Satpam tiba – tiba di mutasi menjadi pemanen sawit sehingga membuat dia dan keluarganya merasa kecewa dan tidak adil atas mutasi yang diberikan pihak manajemen perusahaan Kanas kepada dirinya.

Menurut keterangan karyawan Saut Parulian Sitorus kepada awak media Senin,15/11/2021, hal ini berawal dari pemanggilan dirinya oleh Asisten Personalia Kebun (APK) Kebun kanas Senin, (15/11/ 2021) pukul 9.00 Wib untuk menghadap APK ke kantor besar (surat panggilan terlampir).

Masih menurut Saut Sitorus, sesampai dikantor Besar Kanas Saut langsung di berikan surat mutasi dari Satpam menjadi Pemanen sawit oleh Apk Kanas ‘Pajrin’ tanpa alasan yang jelas.

” Saya di panggil ke kantor besar Kanas menghadap Apk, namun saya tidak tahu ada apa,sampai di kantor Kanas saya di berikan surat SK oleh Apk yang sudah di buat dan sudah keluar tanggal 02 November 2021 dengan mutasi saya dari Satpam ke Pemanen”.ucap Saut Sitorus (Surat terlampir)

Masih menurut Saut Sitorus, dirinya sudah bertanya ke Apk alasan mutasi dirinya namun Apk tidak memberikan jawaban apa apa.

” Saya sudah bertanya ke Apk alasan mutasi ini, namun Apk tidak memberikan jawaban dan bilang saya sudah pusing tanya aja ke Manager” terangnya.

Dalam menyikapi masalah ini Saut Parulian Sitorus dan keluarga akan menempuh jalur Hukum untuk mencari keadilan.

Sementara APK kebun Kanas ‘Pajrin’ ketika di hubungi awak media Sabtu, 20/11/2021 melalui telepon seluler dan pesan whats up tidak bersedia memberikan penjelasan.

Komandan Satgas DPC PDIP Labuhanbatu, AL Nadeak angkat bicara,
” Kami tidak akan tinggal diam dan akan membantu anggota kami dalam mencari keadilan, karena menurut kami ada perlakuan tidak adil atas mutasi anggota kami semoga keadilan akan tetap berdiri tegak dan kebenaran pun akan tetap menjadi kebenaran dan TUHAN akan menunjukkan kebenaran itu.tegas AL Nadeak.

VanHoten Sitorus