SANANA,Terbitan.com – Diduga pencurian Besitua di Desa Menaluli, Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara Kian Marak,

Besi tua bekas Eks PT. Mangoli Timber Producare yang berlokasi di Desa Menaluli itu nyaris habis akibat digerogoti setiap hari. Hal ini diungkap sala satu pemilik lahan yang namanya tak mau disebut kepada media ini, Jum’at (30/6/23)

Menurutnya, pelaku masih bebas mencuri sejumlah barang/aset milik negara, tanpa ada pemberitahun, Akibatnya,sejumlah besi ini raib entah dijual kemana oleh para pelaku pelaku tesebut, “katanya.

Sala seorang pemotong besitua asal Jawa Timur, Salamet (54) saat dikofirmasi dilokasi kerjanya, mengatakan, bahwa pihaknya diperintahkan oleh sala satu pengusaha bisnis besi tua atas nama Nofri Langi Langi, alamat Mando, Asal Kalimantan, “ungkapnya.

Menurut Salamet, bahwa pihaknya sudah memotong bisa tua tersebut yang di angkut sebanyak tiga kali

Yang pertama di muat dengan Kapal Landeng (Elsti) sekitar 500 ton dan itu digabung dengan lokasi yang ada di Desa Tobang, Kabupaten Pulau Taliabu

Yang kedua pemutan Besitua sekirtar 100 ton Desa Menaluli dimuat dengan Kapal. KLM. Fitri .02, GT 77 Nomor 279’LLI 2.004.LLO.NO.575/L
atas nama Kepten Kapal, Nurhanudin (45) asal Sulawesi (Makasal) sekaligus alamat Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Dan yang ketiga ini, belum ada pemutan, namun sementara stan baik untuk pemutan besitua sekitar 100 ton yang berada di pelabuhan Desa Menaluli dan dibawah ke Kabupaten Luk, Provinsi Sulawesi Tengah.

Sementara itu, Kepten Kapal KLM. Fitri .02,
Nurhanudin (45) mengatakan yang mengelurkan pas jalan kapal adalah dari pihak sahbandar pelabuhan Falabisahaya, “ungkapnya.{rs}