PAMEKASAN, Terbitan.com – Paguyuban Pelopor Petani dan Pengusaha Tembakau Madura (P4TM melakukan pembelian perdana tembakau petani di Kabupaten Pamekasan, Jawa timur, Minggu (1/8/2024).

Pembelian tembakau kering milik petani ini dilakukan di Gudang Induk Bawang Mas Group Desa Blumbungan kecamatan Larangan.

Owner PT Bawang Mas group Khoirul Umam menyampaikan, pembelian tembakau setiap tahunnya kita tetap mengacu kepada kualitas tembakau yang menentukan harga.

“Pembelian perdana ini bagi tembakau yang katagori bagus kami lepas dengan harga Rp 80 ribu, sedangkan yang kualitasnya rendah kami ambil Rp 50 ribu, terkecuali yang tidak masuk greet,” kata owner PT Bawang Mas Khoirul Umam.

Pihaknya berharap kepada petani jangan gegabah untuk memanen tembakau sehingga nantinya akan berpengaruh kepada kwalitas.

“Kualitas yang kami inginkan salah satunya tembakau betul- betul tua saat di panen,” jelasnya.

H. Her mengatakan pembelian perdananya ini masih lumayan banyak tembakau yang masih muda sudah di panen sehingga kwalitas swalitas sedikit buruk.

“Saya mengimbau kepada para petani tembakau agar memanen tembakaunya yang sudah tua, dan jangan sampai mencampuri dengan gula dan yang lain,” pintanya

H. Her juga berharap, cuaca bisa bersahabat dengan kita sehingga kualitas tembakau lebih baik lagi dari pada tahun sebelumnya.

“Pembelian perdana ini sudah melepas harga Rp 80 ribu dan dapat dimungkinkan akan naik seiring dengan kualitas tembakau yang baik pula,” terangnya

Sementara salah satu petani tembakau Madura Abdul Hadi, menyampaikan, Bawang Mas Group ini tetap akan membeli tembakau yang tidak masuk greet sesuai dengan harga.

“Jadi Bawang Mas Group tetap membeli tembakau yang sudah dinyatakan tidak masuk greet, sehingga petani dalam hal ini tidak merasa rugi,” jelasnya.

Pihaknya menyebut jangan menyalahkan pabrik kalau harga tidak seperti yang di harapkan, karena tembakau kualitasnya jelek.

“Semoga tahun ini para petani mendapatkan keuntungan yang maksimal,” pungkasnya.