MADIUN, Terbitan.com – Serangan ulat bulu kembali mengganggu aktivitas belajar siswa. Kali ini, koloni ulat bulu menyerang lingkungan Yayasan Pendidikan Al-Basmalah di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, pada musim penghujan ini.

“Awalnya, beberapa anak yang bermain di bawah pohon tiba-tiba mengeluhkan gatal-gatal hingga bentol. Setelah dicek, ternyata ada banyak ulat bulu di pohon tersebut,” ungkap Fredi Prasetyo, penjaga sekolah yang menaungi empat jenjang pendidikan mulai dari PAUD, RA, MI, dan MTs.

Pihak sekolah yang khawatir akan keselamatan sekitar 150 siswa segera meminta bantuan kepada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun untuk melakukan evakuasi. Pasalnya, meskipun sudah berusaha dibersihkan selama empat hari, jumlah ulat bulu justru semakin bertambah, terutama di empat pohon yang berada di halaman sekolah.

Gatot Suwarno, petugas dari Pos 1 Damkar Kabupaten Madiun, membenarkan laporan tersebut dan langsung bertindak setelah siswa pulang. “Kami menggunakan cairan pembasmi ulat yang dicampur dengan BBM. Proses pembasmian memakan waktu sekitar setengah jam dan seluruh ulat bulu sudah berhasil dimatikan,” jelasnya.

Menurut Gatot, serangan ulat bulu di musim penghujan memang meningkat karena bertepatan dengan masa berkembang biak. Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan melakukan pembersihan rutin pada pohon di lingkungan sekitar guna mencegah populasi ulat bulu berkembang secara masif.

“Ini sudah menjadi tren di musim penghujan. Kami menerima empat laporan serupa dalam beberapa waktu terakhir di Pos 1, 2, dan 3,” pungkasnya.