NGAWI, terbitan.com – Ketua DPRD, Yuwono Kartiko, menyampaikan dukungannya terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang tengah dalam pembahasan. Ia menegaskan bahwa dari sisi legislatif, penyusunan RPJMD ini telah berjalan sesuai jadwal dan patut diapresiasi.

“Kita harus apresiasi, dari segi penjadwalan ini sudah tepat waktu. RPJMD juga sudah kita bahas di dewan, dan pansus sudah kita bentuk untuk mengawal prosesnya,” ujar Yuwono.Jumat(9/5/2025)

Menurutnya, prinsip utama dalam penyusunan RPJMD ini adalah menjaga kesinambungan dan kontinuitas pembangunan. Ia menyoroti adanya anomali karena RPJMD 2021–2026 harus disesuaikan lebih awal pada 2024 akibat dinamika politik dan pemerintahan.

“Ini kondisi yang tidak biasa, karena RPJMD 2021 sebenarnya berakhir di 2026. Tapi karena dinamika saat ini, 2024 sudah harus selesai. Maka pasti ada program yang belum tereksekusi. Ini perhatian kita: mana yang belum terealisasi? Apakah akan dievaluasi, dicoret, atau disesuaikan? Itu yang akan kita lihat dalam perjalanan ke depan,” jelasnya.

Yuwono menegaskan bahwa arah RPJMD harus tetap sinkron dengan rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD), serta mendukung RPJMD provinsi dan visi-misi nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden.

“Keterikatan dengan pusat dan provinsi penting. Jangan sampai kita menyusun RPJMD yang tidak sejalan dengan kebijakan nasional. Apalagi yang lebih penting adalah kesesuaian dengan rencana jangka panjang daerah,” tambahnya.

Dalam hal prioritas, Yuwono menyatakan dukungannya terhadap penguatan sektor pertanian, khususnya program ketahanan pangan.

“Saya sepakat pertanian jadi skala prioritas. Ada program ketahanan pangan, go organik, dan pendidikan vokasi bagi pelaku di bidang pertanian. Hal-hal itu sejalan dengan visi-misi Bupati dan harus kita dukung. Itu urusan wajib pemerintah, dan kalau memang perlu tambahan anggaran, ya tidak masalah karena ini prioritas daerah,” tutupnya.